Vaksin Covid-19 Diprediksi Bisa Beri Kekebalan Selama 90 Hari

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 05 Desember 2020 | 17:59 WIB
Vaksin Covid-19 Diprediksi Bisa Beri Kekebalan Selama 90 Hari
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan di Inggris memprediksi vaksin Covid-19 dapat memberi kekebalan dari penyakit selama 90 hari. Meski begitu, durasi kekebalan alami atau yang diinduksi dari vaksin Covid-19 belum sepenuhnya dipahami.

Temuan itu diterbitkan dalam makalah New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group. Para ilmuwan menulis, perkiraan mereka didasarkan pada fakta bahwa virus corona lain cenderung menginfeksi kembali setelah satu hingga dua tahun.

"Berdasarkan variabilitas dalam data dan tanggapan yang berbeda dalam populasi, kami memperkirakan bahwa kekebalan pelindung setelah infeksi atau vaksinasi SARS Cov-2 dapat berlangsung selama 90 hari," tulis para peneliti dikutip dari Mirror.

Infeksi ulang dengan virus corona jenis lain sering terjadi pada 12 bulan, paling awal enam bulan. Tetapi sangat jarang terjadi dalam kurun waktu hanya tiga bulan, kata para ilmuwan.

"Berdasarkan informasi ini, kami menyimpulkan bahwa dalam satu bulan setelah infeksi alami, sebagian besar orang akan mengembangkan kekebalan yang melindungi terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi ulang," jelas mereka.

Perlindungan ini kemungkinan akan bertahan setidaknya selama tiga bulan. Namun, tingkat perlindungan terhadap infeksi ulang subklinis tidak pasti. Para peneliti mengatakan bahwa 28 hari setelah vaksin efektif, sebagian besar orang mengembangkan kekebalan yang melindungi terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi ulang.

Para ahli menambahkan bahwa sebagian kecil orang mungkin tidak mengembangkan kekebalan setelah vaksinasi. Tetapi jumlahnya lebih kecil dibandingkan orang yang mendapatkan kekebalan lebih banyak.

Dokumen itu juga menyebutkan bahwa antibodi virus corona dapat dideteksi pada setidaknya 90 persen orang yang telah melakukan vaksinasi dan angka ini mendekati 100 persen saat dilakukan tes ulang.

Antibodi dapat diukur dalam waktu sekitar satu minggu setelah gejala berkembang. Para ilmuwan mengatakan uji coba vaksin virus corona menunjukkan bahwa tingkat kekebalan yang tinggi terhadap penyakit Covid-19 dapat diperoleh, setidaknya dalam jangka pendek.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Bahrain Umumkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 dari Pfizer

Sah! Bahrain Umumkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 dari Pfizer

Tekno | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:30 WIB

Saat Vaksin Covid-19 Tersedia, Apakah Anak-Anak akan Mendapatkannya?

Saat Vaksin Covid-19 Tersedia, Apakah Anak-Anak akan Mendapatkannya?

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:00 WIB

Sudah Sembuh, Perlukah Dapat Vaksin Covid-19?

Sudah Sembuh, Perlukah Dapat Vaksin Covid-19?

Health | Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×