Studi: Diabetes dan Obesitas Meningkatkan Risiko Keparahan Malaria

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 09 Desember 2020 | 10:53 WIB
Studi: Diabetes dan Obesitas Meningkatkan Risiko Keparahan Malaria
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Malaria menjadi salah satu penyakit menular berbahaya dan terjadi di berbagai wilayah. Katja Wyss dari Departemen Kedokteran Karolinska Institutet di Solna menunjukkan bahwa obesitas dan diabetes mungkin bisa menjadi salah satu faktor risiko untuk malaria yang lebih parah.

"Antara lain, kami telah mempelajari bidang kekebalan yang kompleks. Tidak ada orang yang sepenuhnya kebal terhadap malaria, tetapi orang yang tinggal di negara endemik malaria sering mengembangkan kekebalan terhadap malaria parah," kata Wyss seperti yang dikutip dari Medical Xpress.

"Kami juga melihat kondisi medis yang mendasari sebagai faktor risiko malaria berat dan menemukan bahwa orang dengan penyakit kronis, khususnya faktor risiko seperti obesitas berada pada risiko lebih tinggi malaria parah," imbuhnya.

Menurut Wyss, orang dengan sindrom metabolik seperti obesitas dan diabetes berada pada risiko lebih tinggi terhadap malaria parah. Hal ini juga terjadi pada traveler di atas 60 tahun dan para migran yang baru datang.

Ilustrasi vaksin malaria. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin malaria. (Shutterstock)

Melansir dari Medical Xpress, studi sebelumnya menunjukkan korelasi antara malaria dan jenis limfoma masa kanak-kanak tertentu di daerah endemik di Afrika (negara endemik malaria), tetapi tidak ada studi longitudinal kasus malaria yang telah dilakukan untuk menyelidiki risiko limfoma dan kanker lainnya.

"Vaksin yang saat ini tersedia di pasaran hanya memberikan perlindungan sedang. Selain itu, kemanjurannya berkurang setelah beberapa tahun," imbuhnya.

Menurut Wyss, penting bagi orang dengan kondisi yang mendasari untuk melakukan vaksinasi malaria saat bepergian ke daerah endemik malaria. Terutama pada kelompok pasien obesitas dan diabetes yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit malaria parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Bau Mulut Juga Bisa Jadi Tanda Diabetes

Awas, Bau Mulut Juga Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 18:27 WIB

Diabetes Jadi Risiko Tinggi Keparahan Covid-19, Begini Penjelasannya

Diabetes Jadi Risiko Tinggi Keparahan Covid-19, Begini Penjelasannya

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 08:16 WIB

Beresiko Diamputasi, Begini 12 Tips Efektif untuk Perawatan Kaki Diabetes

Beresiko Diamputasi, Begini 12 Tips Efektif untuk Perawatan Kaki Diabetes

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×