Makan Lebih dari 3 Kali Sehari Berisiko Diabetes Tipe 2, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 12 Desember 2020 | 13:33 WIB
Makan Lebih dari 3 Kali Sehari Berisiko Diabetes Tipe 2, Ini Sebabnya!
Ilustrasi makan. (Unsplash/Eduardo D)

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang disebabkan oleh gula darah tinggi. Gula darah yang sehat akan memasok tubuh dengan energi, tapi memiliki terlalu banyak gula darah bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Salah satu tanda gula darah tinggi karena diabete tipe 2 adalah rasa lapar yang berlebihan atau peningkatan nafsu makan. Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai polifagia.

Peningkatan rasa lapar biasanya merupakan respons terhadap hal-hal normal, seperti olahraga intensif atau aktivitas berat lainnya. Tapi, polifagia bisa menandakan kadar gula darah (glukosa) yang tinggi.

"Pada diabetes yang tidak terkontrol di mana kadar glukosa darah tetap tinggi secara tidak normal (hiperglikemia), glukosa dari darah tidak bisa masuk ke dalam sel, baik karena kurangnya insulin atau resistensi insulin," jelas Diabetes.co.uk dikutip dari Express.

Sehingga tubuh tidak bisa mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi untuk beraktivitas. Padahal kekurangan energi bisa menyebabkan rasa lapar meningkat.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Namun, badan kesehatan itu mengatakan makan saja tidak cukup untuk menghilangkan rasa lapar polifagia pada orang dengan diabetes yang tidak terkontrol. Karena, kondisi ini hanya akan menambah kadar glukosa darah yang sudah tinggi.

Sebaliknya, perubahan gaya hidup biasanya diperlukan untuk menurunkan kadar gula darah dan mengatasi gejala yang terkait.

Olahraga teratur salah satu cara paling efektif untuk menurunkan kadar gula darah. American Diabetes Association (ADA) menjelaskan sensitivitas insulin meningkat, sehingga sel otot Anda lebih mampu menggunakan insulin yang tersedia untuk mengambil glukosa selama dan setelah aktivitas.

Terlebih lagi, sel bisa mengambil glukosa dan menggunakannya untuk energi ketika otot berkontraksi selama aktivitas. baik saat insulin terdia atau tidak.

baca juga

Menurut Diabetes UK, tidak ada satu jenis aktivitas fisik yang terbaik untuk semua penderita diabetes. Karena, aktivitas fisik bergantung pada banyak hal, termasuk banyaknya waktu yang Anda miliki.

Pikirkan tentang aktivitas fisik yang bisa menyesuaikan hidup Anda, bukan sebaliknya. Anda juga harus mengombinasikan dengan jenis olahraga lain.

Selain itu, Anda harus memperbaiki pola makan dengan membatasi makanan tertentu. Karbohidrat adalah sederhana salah satu penyebab terburuk diabetes tipe 2. Karena, mengonsumsinya bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat.

Karbohidrat sederhana meliputi, roti putih, kentang, dan nasi putih memiliki peringkat tinggi pada indeks glikemik (GI). GI adalah sistem peringkat untuk makanan yang mengandung karbohidrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meghan Trainor Alami Diabetes Gestasional Saat Hamil, Apa Dampaknya?

Meghan Trainor Alami Diabetes Gestasional Saat Hamil, Apa Dampaknya?

Jabar | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:01 WIB

Studi: Kekurangan Vitamin D Mungkin Lebih Berisiko Kena Diabetes Tipe 2

Studi: Kekurangan Vitamin D Mungkin Lebih Berisiko Kena Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:43 WIB

Tengah Hamil Besar, Meghan Trainor Didiagnosa Diabetes Gestasional

Tengah Hamil Besar, Meghan Trainor Didiagnosa Diabetes Gestasional

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:06 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB