Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Infeksi Jamur Langka, Sebabkan Kebutaan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 16 Desember 2020 | 14:06 WIB
Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Infeksi Jamur Langka, Sebabkan Kebutaan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Dokter di Rumah Sakit Sir Ganga Ram Delhi telah menyatakan bahwa Covid-19 mungkin bisa menyebabkan infeksi jamur langka. Dalam hal ini SARS-CoV-2, virus corona Covid-19 bisa menyebar ke paru-paru dan kulit.

Melansir dari Healthshots, para dokter di Rumah Sakit Sir Ganga Ram Delhi (SGRH) percaya infeksi penyebab pandemi ini juga dapat memicu infeksi jamur yang mematikan, yakni mukormikosis.

Menurut penelitian Hamka Gunawan Marpaung dari Universitas Indonesia menyatakan bahwa Mukormikosis merupakan infeksi jamur oportunistik fulminan yang disebabkan oleh jamur yang termasuk famili Mocoraceae, ordo Mucorales, dan kelas Zygomicetes.

Passien yang terkena jamur ini bisa mengalami keluhan nyeri dan baal pada mata dan wajah yang diikuti dengan conjunction suffusion dan penglihatan kabur. Jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebar ke sinus etmoid hingga ke orbita menyebabkan kerusakan fungsi otot extraokular dan proptosis disertai chemosis.

"Dalam 15 hari terakhir, ahli bedah THT telah melihat 13 kasus mukormikosis yang dipicu oleh Covid-19 pada lebih dari 50 persem pasien, dengan kehilangan penglihatan dan pengangkatan tulang hidung dan rahang," catat laporan para dokter di SGRH.

Kematian saat ini terlihat di kisaran 50 persen (lima pasien) dengan keterlibatan masalah otak. Sementara sekitar 50 persen pasien kehilangan penglihatan mereka secara permanen. Lima dari pasien ini membutuhkan dukungan perawatan kritis karena komplikasi tersbeut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Frekuensi kita menyaksikan terjadinya mukormikosis yang dipicu oleh Covid-19 dengan morbiditas dan mortalitas tinggi belum pernah terlihat sebelumnya dan sangat mengejutkan serta mengkhawatirkan," kata Manish Munjal, ahli bedah senior THT di SGRH.

"Kecurigaan klinis dini pada gejala seperti hidung tersumbat, bengkak di mata atau pipi, serta kerak hitam kering di hidung harus segera dilakukan biopsi di OPD dan dimulainya terapi antijamur sedini mungkin," imbuh Varun Rai, konsultan ahli bedah THT di SGRH mengatakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nambah Terus, RSD Wisma Atlet Hari Ini Rawat 4.306 Pasien Corona

Nambah Terus, RSD Wisma Atlet Hari Ini Rawat 4.306 Pasien Corona

Jakarta | Rabu, 16 Desember 2020 | 13:21 WIB

Studi Inggris: Virus Corona Tak Berhubungan dengan Sindrom Guillain Barre!

Studi Inggris: Virus Corona Tak Berhubungan dengan Sindrom Guillain Barre!

Health | Rabu, 16 Desember 2020 | 13:28 WIB

Peneliti Israel: Sinar UV dari LED Murah Ternyata Bisa Bunuh Virus Corona

Peneliti Israel: Sinar UV dari LED Murah Ternyata Bisa Bunuh Virus Corona

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB