Studi Ini Buktikan Prokes Tak Diterapkan dengan Baik Saat Libur Panjang

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 21 Desember 2020 | 15:11 WIB
Studi Ini Buktikan Prokes Tak Diterapkan dengan Baik Saat Libur Panjang
Sebagai Ilustrasi: Penumpang yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya (ANTARA/AP I Juanda/IS)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap kali ada momentum libur panjang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia (UI), ditemukan lonjakan kasus setelah adanya pergerakan masyarakat yang meningkat selama liburan, terutama di daerah Jawa-Bali.

Anggota tim peneliti Sinergi Mahadata UI, dr. Iwan Ariawan, MSPH menyampaikan pergerakan masyarakat di Jawa-Bali selama Oktober dan November jauh meningkat dibanding saat PSBB pada Maret dan April.

Diketahui selama PSBB, kenaikan kasus Covid-19 rata-rata di bawah seribu per hari. "Kasus mulai naik saat Idulfitri. Dan dilihat di Jawa-Bali saat Idulfitri pergerakan masyarakat juga naik," kata Iwan dalam konferensi pers virtual, Senin (21/12/2020). 

Grafik pergerakan penduduk serta kasus Covid-19 di Jawa dan Bali (Dok. Universitas Indonesia)
Grafik pergerakan penduduk serta kasus Covid-19 di Jawa dan Bali (Dok. Universitas Indonesia)

Namun setelah libur Idulfitri berakhir, kenaikan kasus per hari tidak kembali seperti sebelum waktu liburan seiring PSBB agak dilonggarkan. Iwan mengatakan, pergerakan penduduk kembali naik saat Iduladha, Juli lalu. 

Kemudian infeksi baru Covid-19 terus meningkat pesat saat libur 17 Agustus, diikuti dengan pergerakan penduduk yang juga naik. Diakui Iwan, penambahan kasus baru sempat menurun pada September-Oktober, seiring diketatkannya kembali PSBB di sejumlah daerah.

"Kalau kita pelajari dari empat kejadian libur panjang, pergerakan penduduk naik, jumlah kasus juga naik. Kita sudah buktikan memang naik. Itu berarti memang protokol kesehatan belum diterapkan baik saat libur panjang," ujar Iwan.

Iwan menjelaskan bagaimana Provinsi Banten yang memiliki pergerakan penduduk tinggi, berdampak pada penambahan kasus Covid-19 juga naik. Akibatnya, sampai sekarang Banten masih memiliki angka reproduksi efektif (Rt) 1.05.

Iwan menjelaskan, berdasarkan ilmu Epidemiologi, suatu wabah dianggap terkendali jika angka reproduksi efektif di bawah 1. Pola yang sama juga terjadi di Jawa Barat dan DKI Jakarta. 

baca juga

Walaupun penamabahan infeksi corona di DKI Jakarta sempat menurun saat PSBB kembali diketatkan pada September, namum Iwan mengungkapkan bahwa kasusnya naik lagi saat liburan akhir Oktober.

"Di Jawa Tengah pergerakan masyarakatnya bahkan sudah seperti belum ada PSBB dan saat libur, seperti libur belum ada pandemi. Sehingga kasus juga meningkat. Masih 1.07 angka reproduksi efektifnya, belum terkendali," papar dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI itu.

Kondisi serupa juga terjadi di Jawa Timur, di mana pergerakan masyarakat seolah kembali normal dan melonjak ketika waktu liburan.

"Bali juga sama naik lagi. Ada (perayaan) Galungan, liburan di sana jadi naik. Angka reproduksi efektifnya 1.04 belum terkendali. Yang bisa kita pelajari dari ini adalah, sudah empat kali setiap kali libur panjang kasus naik. Harusnya bisa belajar untuk hadapi libur Desember-Januari," tuturnya. 

Iwa menyampaikan, studi UI itu bekerjasama dengan Facebook Geolnsights. Sehingga data penelitian diambil dari pengguna Facebook yang pemakainya dinilai paling banyak banyak di Jawa-Bali, dibandingkan daerah lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Terseret Kasus Korupsi Bansos, PT Sritex Beri Jawaban Mengejutkan

Dituding Terseret Kasus Korupsi Bansos, PT Sritex Beri Jawaban Mengejutkan

Surakarta | Senin, 21 Desember 2020 | 14:50 WIB

Kakorlantas Sebut Rest Area Hanya Berlaku 50 Persen saat Libur Nataru 2020

Kakorlantas Sebut Rest Area Hanya Berlaku 50 Persen saat Libur Nataru 2020

News | Senin, 21 Desember 2020 | 14:47 WIB

Tekan Klaster Covid-19 di Ponpes, Para Kiai Harus Tau Menghadapi Pandemi

Tekan Klaster Covid-19 di Ponpes, Para Kiai Harus Tau Menghadapi Pandemi

Jawa Tengah | Senin, 21 Desember 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×