Pangeran Charles Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19, Pakai Merek Apa?

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 15:03 WIB
Pangeran Charles Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19, Pakai Merek Apa?
Pangeran Charles (kanan) dan ibunya, Ratu Elizabeth [AFP/Paul Edwards]

Suara.com - Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris masuk dalam daftar tunggu penerima vaksin Covid-19. Dalam sebuah kesempatan, ia menyampaikan dirinya harus menunggu vaksin AstraZeneca buatan peneliti Oxford yang rencananya akan didistribusikan tahun depan.

Sementara Inggris, sejak dua minggu lalu, baru mulai menyuntikan vaksin BioNTech-Pfizer buatan Jerman.

"Saya pikir, saya sedang dalam daftar (penerima vaksin) dan harus menunggu. Saya harus menunggu AstraZeneca sebelum tiba giliran saya. Saya agak jauh dari daftar," kata Charles kepada para tenaga kesehatan Rumah Sakit Gloucestershire NHS Trust, dikutip dari Mirror.

Pangeran Charles sempat terinfeksi Covid-19 pada awal tahun 2020 dan menjelaskan bagaimana tubuhnya telah mengembangkan antibodi alami terhadap virus corona jenis baru tersebut.

Pangeran Charles mengonfirmasi, dia akan mendapatkan vaksin tersebut saat berbicara dengan staf pengelola di pusat vaksinasi Rumah Sakit Kerajaan Gloucestershire di Gloucester.

Ditemani istrinya, Camilla, pangeran Charles juga menyampaikan keprihatinannya atas perawatan bagi orang BAME (ras kulit hitam, orang Asia, dan minoritas) yang tidak proporsional. Ia menyampaikan pentingnya komunitas tersebut mendapatkan suntikan Pfizer-BioNTech Covid-19.

Pasangan Kerajaan Inggris itu dibawa tur ke pusat oleh Deborah Lee, kepala eksekutif Rumah Sakit Gloucestershire NHS Trust, dan kepala perawat Profesor Steve Hams, yang mengelola program vaksinasi di Gloucestershire.

Sejak vaksin Pfizer diluncurkan di seluruh Inggris, lembaga itu telah memvaksinasi lebih dari 1.300 staf dari organisasi NHS di seluruh wilayah, termasuk panti jompo.

Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) memperbarui daftar prioritas setelah vaksin disetujui oleh Otoritas Pengaturan Produk Obat dan Kesehatan (MHRA).

Berikut daftar lengkap kelompok prioritas untuk vaksin baru, yang diumumkan oleh Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Rp 54 Triliun untuk Anggaran Vaksinasi Covid-19 Gratis

Pemerintah Siapkan Rp 54 Triliun untuk Anggaran Vaksinasi Covid-19 Gratis

Riau | Senin, 21 Desember 2020 | 16:59 WIB

IDI Bentuk Relawan Kawan Vaksin, Siap Divaksinasi Covid-19 Pertama

IDI Bentuk Relawan Kawan Vaksin, Siap Divaksinasi Covid-19 Pertama

Health | Sabtu, 19 Desember 2020 | 20:12 WIB

Jika Keberatan, Ahmad Riza Persilakan Warganya Gugat Perda Covid-19

Jika Keberatan, Ahmad Riza Persilakan Warganya Gugat Perda Covid-19

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 12:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB