Ditunjuk Jadi Menkes, Ini Gerak Cepat yang Harus Dilakukan Budi Gunadi

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 20:54 WIB
Ditunjuk Jadi Menkes, Ini Gerak Cepat yang Harus Dilakukan Budi Gunadi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: YouTube/ Sekretariat Kabinet RI)

Suara.com - Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan baru yang menggantikan Menkes sebelumnya, Terawan Agus Putranto.

Budi yang tidak memiliki latar belakang dunia kesehatan digadang-gadang memiliki keunggulan dalam membenahi sistem administrasi di Kementerian Kesehatan saat ini.

"Saya melihat beliau sebagai seorang administrator yang cukup mumpuni. Semoga mungkin tahap awal dapat membenahi secara administratif di Kemenkes yang banyak dinilai orang sangat birokratif untuk membuat efektifitas dari pelayanan, termasuk pelayan kesehatan," kata Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah kepada Suara.com, Selasa (22/12/2020).

Dalam situasi Pandemi Covid-19, Harif menilai, Budi harus sesegera mungkin menyatukan sinergi dengan Kementerian dan lembaga lain. Menurutnya, perlu ada harmonisasi juga sinergitas antar-kementerian dan lembaga negara dalam mengendalikan kasus pandemi Covid-19.

"Pandemi bukan bergantung pada satu sektor. Jadi yang harus dilakukan pertama bagaimana Pak Budi membuat satu sinergi dengan berbagai sektor lain, ini penting. Misal pengadaan vaksin bukan cuma Kemenkes, tapi juga Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan," tuturnya.

Selain itu, PPNI juga berharap kehadiran menteri baru bisa menunjukan diri sebagai pemimpin dalam penanganan wabah virus corona. Namun, bukan berarti hal tersebut tak terlihat dalam periode Menkes Terawan, kata Harif. 

"Tapi karena mungkin pandemi ini banyak stakeholder yang bertugas ada Satgas, komite penanganan covid dan penanganan ekonomi nasional, ada Kemenkes, saya berharap bukan karena pak Terawan (Menkes diganti) tapi karena kebijakan Presiden yang harus tegas," ucapnya.

"Karena, misalnya yang memimpin (penanganan Covid-19) Kemenkes, semua lembaga harus ikut  kebijakan dari Kemenkes, jadi tidak sendiri-sendiri. Saya rasa ada sedikit seperti itu di periode sebelumnya dan saya rasa bukan karena sosok pak Terawan semata. Saya gak tahu ada hal-hal apa, saya berharap ke depan penanganan Covid-19 bersatu padu," imbuh Harif.

Sosok kepemimpinan itu juga yang bisa menentukan apakah target vaksinasi Covid-19 bisa tercapai atau tidak. 

"Tergantung bagaimana dari mulai level di bawah menteri sampai pelaksana itu menerjemahkan menteri itu. Ada kepatuhan atau tidak, A di atas seterusnya A, itu harus. Itu fungsinya leadership. Jangan sampai di tengah beda lagi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno Paling Tajir

Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno Paling Tajir

Sumbar | Selasa, 22 Desember 2020 | 20:21 WIB

Menkes Baru Tak Punya Background Kesehatan, Ini Tanggapan PPNI

Menkes Baru Tak Punya Background Kesehatan, Ini Tanggapan PPNI

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 20:08 WIB

Andi Arief: Dokter Jujur Pak Terawan, Terima Kasih Pengabdiannya

Andi Arief: Dokter Jujur Pak Terawan, Terima Kasih Pengabdiannya

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 19:23 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB