7 Makanan Terbaik untuk Penderita Asam Urat

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 24 Desember 2020 | 09:12 WIB
7 Makanan Terbaik untuk Penderita Asam Urat
Ilustrasi asam urat. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit asam urat adalah suatu penyakit akibat metabolisme purin yang tidak normal. Sesuai namanya, penyakit asam urat ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah.

Kondisi ini biasanya akan diikuti juga dengan terbentuknya tofus atau endapan kristal urat di persendian, yang dapat menyebabkan peradangan sendi terutama pada jari jari, pergelangan kaki, tangan, dan lutut.

Jika kadar asam urat dalam darah tak juga segera dikendalikan, serangan penyakit asam urat berupa rasa nyeri dapat kambuh sewaktu-waktu, sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, orang yang menderita kadar asam urat tinggi dalam darah, mereka juga akan merasa kesulitan untuk memilih makanan yang tepat dan sehat yang dapat mereka konsumsi.

Berikut 7 makanan dan minuman rekomendasi yang dapat mengontrol penyakit asam urat, seperti dilansir dari Times of India.

1. Teh hijau
Teh hijau kaya dengan kandungan katekin yang merupakan antioksidan kuat. Katekin, seperti yang diyakini oleh banyak orang, digunakan untuk memperlambat produksi jenis enzim tertentu di dalam tubuh yang terkait dengan pembentukan asam urat, sehingga dapat membantu mengendalikan kadar asam urat.

2. Serat
Tak hanya baik untuk pencernaan, serat pada makanan juga dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Oat, biji-bijian, sayuran seperti brokoli, labu, dan seledri harus dimasukkan dalam menu makanan sehari-hari untuk menurunkan kadar asam urat.

3. Vitamin C
Sertakan buah-buahan yang kaya akan vitamin C di dalam makanan Anda untuk mengontrol kadar asam urat. Penelitian membuktikan bahwa dengan konsumsi 500 mg vitamin C setiap hari dapat menurunkan kadar asam urat dalam waktu singkat.

4. Buah beri
Semua jenis buah beri seperti stroberi, blueberry, raspberry, dll, memiliki sifat anti inflamasi yang mencegah asam urat mengkristal dan mengendap di persendian. Buah beri juga kaya akan kandungan serat yang membantu meningkatkan pengurangan asam urat dalam darah.

5. Air
Air adalah salah satu pembersih alami yang membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Jadi, minumlah setidaknya 10-12 gelas air setiap hari. Cairan juga membantu menghilangkan asam urat dari tubuh melalui ekskresi.

6. Tomat
Tomat, yang sering dianggap sebagai buah daripada sayuran, mengandung vitamin C yang tinggi, yang dapat membantu mengurangi kadar asam urat.

7. Wortel

Wortel kaya akan antioksidan yang baik dalam mengontrol produksi enzim yang meningkatkan sintesis asam urat dalam darah. Karena kandungan seratnya yang tinggi, wortel juga membantu mengeluarkan kandungan asam urat dari tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara Alami Menurunkan Kadar Asam Urat, Perhatikan Asupan Makanan

3 Cara Alami Menurunkan Kadar Asam Urat, Perhatikan Asupan Makanan

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2020 | 14:40 WIB

Rasa Terbakar di Telapak Kaki Bisa Jadi Tanda Asam Urat, Lakukan 3 Hal Ini!

Rasa Terbakar di Telapak Kaki Bisa Jadi Tanda Asam Urat, Lakukan 3 Hal Ini!

Health | Kamis, 10 September 2020 | 13:23 WIB

Kurang Gerak, Pandemi Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Asam Urat

Kurang Gerak, Pandemi Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Asam Urat

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB