Studi: Pulse Oximeter Bisa Menunjukkan Hasil Palsu pada Orang Kulit Gelap

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2020 | 16:00 WIB
Studi: Pulse Oximeter Bisa Menunjukkan Hasil Palsu pada Orang Kulit Gelap
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Suara.com - Saat ini, pulse oximeter banyak digunakan pasien Covid-19 untuk membaca kadar oksigen dalam darah dan detak jantungnya.

Sebuah penelitian yang terbit 16 Desember di The News England Journal of Medicine menunjukkan pulse oximeter mungkin tidak cocok digunakan oleh semua orang.

Penelitian yang dilakukan oleh rumah sakit Universitas Michigan di Ann Jarbor menemukan perangkat tersebut terkadang dapat memberi hasil palsu pada orang berkulit gelap.

Mereka menyadari hal ini ketika menerima lipahan pasien Covid-19 dari rumah sakit Detroit, dan banyak di antara mereka adalah orang kulit hitam.

Penulis utama studi Michael W. Sjoding, MD, memperhatikan bahwa ada yang aneh dengan hasil pulse oximeter di rumah sakitnya.

pulse oximeter di rumah (Freepik)
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Pembacaan perangkat tersebut terkadang meleset ketika dibandingkan dengan tes lanjutan yang mengambil sampel darah dari arteri pasien.

"Kami menemukan bahwa perangkat medis yang sangat umum ini memiliki perbedaan dalam tingkat akurasi pada pasien kulit hitam, dibandingkan pasien kulit putih," tutur Sjoding, dilansir Health.

Pembacaan pada pulse oximeter pasien kulit hitam tiga kali lebih mungkin menunjukkan hasil yang normal, sedangkan hasil pada sampel darah hasilnya rendah.

Ahli pulmonologi perawatan kritis Vandana A. Patel, MD, mengatakan tingkat saturasi oksigen dalam darah yang normal adalah 94% hingga 100%.

Apabila kurang dari 90%, paisien kemungkinan mengalami kebingungan atau lesu karena otak tidak mendapat cukup oksigen. Jika turun ke angka 80-an, ada risiko kerusakan organ, bahkan kematian.

Sjoding terkejut dengan temuannya setelah melihat data dari sekitar 10.000 pasien. 

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan, tetapi Sjoding menduga alasan kasus ini adalah karena warna cahaya yang digunakan dalam pulse oximeter dapat diserap oleh pigmen kulit. Sedangkan pigmen akan lebih banyak pada kulit gelap.

“Kita perlu lebih berhati-hati tentang bagaimana kita merawat orang-orang dengan kulit berpigmen gelap. Ini adalah poin penting bagi siapa saja yang menggunakan pulse oximeter," ujar Sjoding.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran di Kontrakan Pasming Tewaskan Pasutri, Diduga Kehabisan Oksigen

Kebakaran di Kontrakan Pasming Tewaskan Pasutri, Diduga Kehabisan Oksigen

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 18:00 WIB

Sedang Banyak Dicari, Wajibkah Memilki Pulse Oximeter di Rumah?

Sedang Banyak Dicari, Wajibkah Memilki Pulse Oximeter di Rumah?

Health | Selasa, 08 September 2020 | 10:16 WIB

Pulse Oximeter Dapat Mencegah Hipoksia pada Pasien Covid-19, Apa Itu?

Pulse Oximeter Dapat Mencegah Hipoksia pada Pasien Covid-19, Apa Itu?

Health | Kamis, 30 April 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB