Jantung Tertusuk Jarum hingga Punya 3 Ginjal, Ini Kasus Medis Teraneh 2020

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 01 Januari 2021 | 08:15 WIB
Jantung Tertusuk Jarum hingga Punya 3 Ginjal, Ini Kasus Medis Teraneh 2020
Ilustrasi jarum. (Shutterstock)

Suara.com - Laporan kasus sebuah penyakit, yang menggambarkan kondisi setiap pasien dan tidak memiliki implikasi luas seperti dalam studi ilmiah dengan ribuan peserta, umumnya justru dapat membantu dokter lebih memahami penyakit langka.

Terkadang, tenaga medis juga dapat melihat tanda tidak biasa dari kondisi kesehatan yang jarang ditemui.

Melansir Live Science, berikut 3 kasus medis teraneh yang terjadi sepanjang 2020:

1. Jantung tertusuk jarum

Seorang remaja mengeluhkan sakit dada. Setelah diperiksa, ternyata ada jarum jahit di jantung sang gadis.

Berdasarkan The Journal of Emergency Medicine, gadis berusia 17 tahun tersebut dilarikan ke UGD setelah mengalami rasa sakit di dadanya yang menjalar ke punggung.

Hasil CT scan menunjukkan ada benda asing logam panjang berukuran 3,5 sentimeter bersarang di jantungnya. Dokter mengeluarkan jarum tersebut dikeluarkan melalui operasi jantung terbuka.

Ternyata, sang gadis selalu menyematkan jarum di mulutnya ketika sedang menjahit, tetapi ia tidak sadar bahwa jarum tersebut tertelan.

Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)
Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)

2. Kandung kemih menjadi pabrik bir

Seorang wanita berusia 61 tahun menjalani transplantasi hati karena menderita sirosis atau jaringan parut pada hatinya.

Tetapi sang dokter bingung ketika urine pasien berulang kali dinyatakan positif mengandung alkohol, sedangkan sang wanita mambantah bahwa ia sering minum alkohol.

Setelah memeriksa kondisinya, sang dokter menyadari bahwa kandung kemih wanita itu memfermentasi glukosa (gula) menjadi alkohol.

Kondisi ini mirip dengan kelainan langka sindrom auto brewery (ABS), yang mana mikroba di saluran pencernaan mengubah karbohidrat menjadi alkohol.

Penderita ABS dapat mabuk hanya dari karbohidrat. Namun, kasus wanita ini cukup berbeda. Alkohol tidak memasuki aliran darahnya, jadi wanita itu tidak mabuk.

Menurut laporan di jurnal Annals of Internal Medicine, kondisi wanita itu sangat langka, bahkan belum ada nama. Dokter menyebutnya sebagai sindrom fermentasi kandung kemih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Penyakit Langka, Tubuh Bayi 14 Bulan Ini Penuh Memar

Derita Penyakit Langka, Tubuh Bayi 14 Bulan Ini Penuh Memar

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:00 WIB

6 Fakta Bocah 4 Tahun Razzy Idap Penyakit Langka, Tidak Bisa Makan

6 Fakta Bocah 4 Tahun Razzy Idap Penyakit Langka, Tidak Bisa Makan

Kalbar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:29 WIB

Penyakit Langka: Bocah 4 Tahun Tak Pernah Bisa Makan

Penyakit Langka: Bocah 4 Tahun Tak Pernah Bisa Makan

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB