Dua Anak Menderita Kanker Paru-paru Akibat 'Menghirup' Sel Kanker Ibunya

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 18 Januari 2021 | 16:28 WIB
Dua Anak Menderita Kanker Paru-paru Akibat 'Menghirup' Sel Kanker Ibunya
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Dua anak-anak asal Jepang terkena kanker paru-paru yang diduga akibat mereka 'menghirup' sel kanker dari sang ibu, yang menderita kanker serviks, ketika dilahirkan.

Meski jarang, kasus 'penularan' memang dapat terjadi jika sel kanker, yang mengalir dalam darah sang ibu, masuk ke dalam plasenta.

Sekarang, peneliti Jepang mengidentisikasi jalur penularan baru dari kasus dua bayi tersebut.

Kasus ini baru diketahui setelah sang anak, yang kini berusia 23 bulan dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan batuk yang tidak kunjung sembuh selama dua minggu dan satu anak lainnya berumur enam tahun mengalami nyeri dada. Keduanya didiagnosis kanker paru-paru.

Ibu dari bayi 23 bulan itu teridentifikasi menderita kanker serviks tiga bulan setelah melahirkan anaknya. Tetapi kemungkinan besar selama kehamilan sudah memiliki tumor.

Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk (Shutterstock)

Sedangkan ibu dari anak usia enam tahun memiliki tumor serviks selama kehamilan, tetapi kondisinya stabil.

Untuk memahami hubungan antara tumor pada ibu dan anak, peneliti membandingkan jaringan tumor dan jaringan normal dari mereka berempat. Peneliti mencari mutasi pada 114 gen terkait kanker.

Dilansir Live Science, peneliti menemukan tumor paru-paru pada anak memiliki banyak keasamaan genetik dengan tumor serviks sang ibu.

Karena sang anak hanya mengembangkan tumor di paru-parunya, peneliti berpikir kemungkinan besar mereka menyedot sel tumor dari sang ibu selama kelahiran.

"Ini agak mungkin meskipun tidak dapat dibuktikan," kata Sir Mel Greaves, direktur pendiri Pusat Evolusi dan Kanker di Institute of Cancer Research di London, Inggris.

Meski sangat jarang, kasus ini menunjukkan kemungkinan penularan kanker ibu ke bayi selama persalinan. Karenanya, penulis studi merekomendasikan untuk melakukan operasi caesar bagi ibu hamil yang menderita kanker serviks.

"Ini adalah laporan yang sangat menarik. Jelas dari data genetik bahwa kanker pada kedua anak itu berasal dari kanker pada ibu mereka," imbuh Theodore Laetsch, seorang ahli onkologi anak dan direktur Program Tumor Ganas Amat Langka di Rumah Sakit Anak Philadelphia.

Namun, Laetsch berpikir ada kemungkinan kanker melewati plasenta, seperti yag dijelaskan pada pasien lainnya.

"Dan sel kanker hanya tumbuh di paru-paru karena alasan lain," sambungnya.

Insiden ini dilaporkan dalam studi kasus di The New England Journal of Medicine, pada 7 Januari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Kanker Paru-Paru Bisa Terasa saat Tertawa, Begini Cirinya!

Gejala Kanker Paru-Paru Bisa Terasa saat Tertawa, Begini Cirinya!

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 07:00 WIB

Kanker Paru-Paru dan Covid-19 Punya Gejala Mirip, Kenali Perbedaannya!

Kanker Paru-Paru dan Covid-19 Punya Gejala Mirip, Kenali Perbedaannya!

Sumsel | Minggu, 29 November 2020 | 20:40 WIB

Gejala Virus Corona Menyerupai Kanker Paru-Paru, Kenali Perbedaannya!

Gejala Virus Corona Menyerupai Kanker Paru-Paru, Kenali Perbedaannya!

Health | Minggu, 29 November 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB