Jangan Kelamaan Pakai Earphone, Ini yang Terjadi pada Tubuh!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 25 Januari 2021 | 15:22 WIB
Jangan Kelamaan Pakai Earphone, Ini yang Terjadi pada Tubuh!
Ilustrasi orang pakai earphone [Envato Elements/ vadymvdrobot].

Suara.com - Beberapa orang mungkin harus menggunakan earphone atau headphone terlalu sering karena tuntutan pekerjaan. Meskipun kebiasaan ini tergolong buruk bila dilakukan terlalu sering dan terlalu lama.

Tapi, dokter memiliki aturan 60-60 agar penggunaan headphone tetap aman. Aturan 60-60 ini artinya, volume suara cukup 60 persen dan setiap pemakaian cukup 60 menit.

Ketika seseorang melanggar aturan ini, Anda mungkin akan mengalami pusing, mual hingga gangguan tidur. Semua kondisi itu hanya beberapa efek samping akibat penggunaan headphone terlalu lama dan sering.

Menurut Brightside, perangkat apapun bisa berubah menjadi senjata jika tidak digunakan dengan bijak. Sehingga, para ahli pun menjelaskan beberapa dampak penggunaan headphone terlalu lama.

Ilustrasi headphone - (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi headphone - (Pixabay/Free-Photos)

1. Sakit kepala

Orang yang memakai headphone terlalu lama mengekspos kepala mereka pada tekanan yang tidak seharusnya terjadi secara alami. Akibatnya, kulit kepala dan telinga bagian dalam kita menjadi terkompresi dan menyebabkan sakit kepala.

2. Gangguan pendengaran

Menurut sains, sebagian besar anak usia 30 tahun mestinya bisa mendengar suasa 17 kilohertz, yang artinya mereka bisa mendengar suara nyamuk mendekat. Tapi faktanya, semakin banyak orang muda yang tidak bisa mendengarnya.

Apalagi kita semua memiliki 15.000 sel pendengaran saat lahir, tetapi begitu kita kehilangan satu, sel tersebut tidak bisa dipulihkan. Ilmuwan mengaitkan masalah kehilangan sel ini dengan seringnya menggunakan headphone.

3. Penumpukan kotoran telinga

Pemakaian headphone terlalu lama juga bisa menyebabkan penumpukan kotoran telinga. Karena, earphone atau headphone menghambat kotoran telinga keluar secara alami.

Pada akhirnya, telinga akan tersumbat dan menyebabkan infeksi. Selain itu, earphone juga berfungsi seperti penyeka kapas yang bisa mendorong kotoran telinga lebih dalam ke dalam liang telinga, sehingga menyebabkan sakit telinga dan pusing.

4. Vertigo

Vertigo adalah sensasi berputar akibat kehilangan keseimbangan. Kondisi ini sering kali disertai mual dan pusing. Sebenarnya ada banyak faktor penyebab vertigo, tapi pemakaian headphone terlalu lama bisa menjadi pemicunya.

Faktor lainnya yang memicu vertigo adalah mendengarkan musik memakai headphone dalam volume tinggi. Padahal hal ini bisa membuat saraf telinga bagian dalam menciptakan tekanan tidak wajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Pusing dan Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Sering Pusing dan Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:45 WIB

Pusing Tiba-tiba, Benarkah Gejala Covid-19?

Pusing Tiba-tiba, Benarkah Gejala Covid-19?

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 18:45 WIB

Perhatikan, Ini Tanda Earphone Sudah Harus Dibersihkan

Perhatikan, Ini Tanda Earphone Sudah Harus Dibersihkan

Lifestyle | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB