Update Covid-19 Global: 100 Juta Orang di 77 Negara Telah Divaksin Covid-19

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 09:37 WIB
Update Covid-19 Global: 100 Juta Orang di 77 Negara Telah Divaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Upaya mengatasi pandemi Covid-19 terus dilakukan. Update Covid-19 global hari ini, seperti dikutip worldometers, sebanyak 438.703 orang di dunia baru saja terinfeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Selain itu, 14.413 jiwa dilaporkan meninggal dunia kemarin akibat terinfeksi virus tersebut.

Upaya terus dilakukan dalam menekan jumlah penularan virus corona. Salah satunya dengan dilakukannya program vaksinasi.

Penghitungan AFP dari sumber resmi hingga Selasa (2/2/2021) disebutkan bahwa lebih dari 100 juta orang di dunia telah disuntik vaksin Covid-19. Sekitar 101.317.005 suntikan telah diberikan di 77 negara dan wilayah yang sebagian besar kaya, menurut hitungan AFP.

Sayangnya, di antara orang-orang tersebut tidak ada dari 29 negara termiskin di dunia yang secara resmi memulai vaksinasi massal.

Sementara negara-negara terkaya telah memberikan lebih dari dua pertiga suntikan kepada masyarakatnya.

Israel memimpin program vaksinasi Covid sejauh ini, dengan 37 persen dari populasinya telah disuntik setidaknya satu dosis. Sementara lebih dari seperlima warganya sudah mendapatkan dua dosis.

Sedangkan, lebih dari sepertiga umat manusia, sekitar 35 persen populasi dunia, tinggal di negara yang belum memulai vaksinasi Covid-19, dikutip dari Channel News Asia.

Setelah Israel, negara yang paling banyak memberikan dosis vaksin berada di wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Teluk Persia.

Inggris paling banyak dalam hal per kapita dengan suntikan yang diberikan kepada 13,7 persen rakyatnya. Sedangkan Amerika Serikat sudah memvaksinasi 32,2 juta orang atau 7,9 persen dari total populasi.

Di China telah dilakukan vaksinasi terhadap 24 juta orang. Sementara India, negara yang disebut banyak membuat vaksin, hanya memberi empat juta untuk sebagian kecil dari populasi besarnya.

Negara-negara Uni Eropa yang telah lakukan program vaksinasi terbanyak di antaranya Malta (5,4 persen), Denmark (3,2 persen), dan Polandia (3,1 persen).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan kepada negara-negara kaya agar tidak memonopoli vaksin Covid-19. Badan itu meminta agar negara yang mampu secara finansial bisa membantu negara-negara miskin.

"Negara-negara kaya meluncurkan vaksin, sementara negara-negara kurang berkembang mengawasi dan menunggu," kata WHO.

Namun, ada juga beberapa negara kaya yang belum mulai lakukan vaksinasi. Termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Australia, yang lebih dulu berhasil mengatasi pandemi dengan kontrol perbatasan dan karantina yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tawarkan Vaksin Covid-19 Moderna Hingga Novovax, RS Pelni Klarifikasi

Viral Tawarkan Vaksin Covid-19 Moderna Hingga Novovax, RS Pelni Klarifikasi

Batam | Rabu, 03 Februari 2021 | 07:57 WIB

Sekolah Dibuka Awal Maret, Guru di Turki Akan Divaksin Covid-19 Lebih Dulu

Sekolah Dibuka Awal Maret, Guru di Turki Akan Divaksin Covid-19 Lebih Dulu

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 07:43 WIB

Geger Beredar 3.000 Dosis Vaksin COVID-19 Palsu, Isinya Air Garam

Geger Beredar 3.000 Dosis Vaksin COVID-19 Palsu, Isinya Air Garam

Bali | Rabu, 03 Februari 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB