Studi: Pasien Covid-19 dengan Penyakit Gusi 9 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Selasa, 09 Februari 2021 | 09:27 WIB
Studi: Pasien Covid-19 dengan Penyakit Gusi 9 Kali Lebih Berisiko Meninggal
Ilustrasi sakit gusi. (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga kebersihan termasuk cara sederhana untuk mencegah diri terkena penyakit, termasuk infeksi Covid-19. Salah satunya dengan melakukan perawatan mulut yang tepat. Sebab penelitian terbaru menunjukan, pasien Covid-19 dengan komorbid penyakit gusi sembilan kali lebih berisiko meninggal.

Penelitian yang ditulis pada Journal of Clinical Periodontology itu menemukan bahwa para pasien Covid yang menderita penyakit gusi 3,5 kali lebih mungkin dirawat di perawatan intensif dan 4,5 kali lebih mungkin membutuhkan ventilator, demikian Medical Xpress melaporkan. Selain itu, pasien virus corona dengan kesehatan gusi yang buruk juga tiga kali lebih mungkin mengalami komplikasi. Penelitian itu dilakukan di Qatar dan melibatkan 568 pasien yang didiagnosis dengan Covid-19 antara Februari dan Juli 2020.

Penanda darah yang menunjukkan peradangan dalam tubuh secara nyata lebih tinggi pada pasien dengan penyakit gusi. Kondisi itu menunjukkan bahwa peradangan dapat menjelaskan tingkat komplikasi yang meningkat.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa peradangan di rongga mulut dapat membuka pintu bagi virus corona menjadi lebih ganas," kata rekan penulis studi Profesor Lior Shapira dari Universitas Ibrani di Israel dikutip dari Fox News.

Periodontitis merupakan bentuk serius dari penyakit gusi yang dialami hingga setengah dari populasi orang dewasa di seluruh dunia dan dapat menyebar ke seluruh tubuh jika tidak ditangani. Dengan infeksi Covid-19 dikaitkan respons peradangan yang dapat berakibat fatal.

"Jika hubungan sebab akibat antara periodontitis dan peningkatan tingkat hasil yang merugikan pada pasien Covid-19, maka memelihara kesehatan periodontal dapat menjadi bagian penting dari perawatan pasien ini," tulis para penulis.

Profesor Mariano Sanz dari Complutense University of Madrid, Spanyol, salah satu penulis, mengatakan bahwa bakteri mulut pada penderita periodontitis dapat terhirup dan menginfeksi paru-paru.

"Ini dapat menyebabkan kerusakan pasien dengan Covid-19 dan meningkatkan risiko kematian. Staf rumah sakit harus mengidentifikasi pasien Covid-19 dengan periodontitis dan menggunakan antiseptik oral untuk mengurangi penularan bakteri," katanya.

Sementara itu, presiden Federasi Periodontologi Eropa Shapira, mengatakan hubungan antara periodontitis dan penyakit paru-paru termasuk asma, pneumonia, dan penyakit paru obstruktif kronik, sudah terjalin dengan baik.

Baca Juga: Waspada, Penyakit Gusi Kemungkinan Meningkatkan Risiko Demensia!

"Studi ini menambah bukti lebih lanjut tentang hubungan antara kesehatan mulut dan kondisi pernapasan. Periodontitis adalah penyakit yang umum, tetapi dapat dicegah dan diobati," kata Shapira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI