Hubungan Antara Kekurangan Vitamin D dan Covid-19 Menurut Penelitian

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2021 | 17:52 WIB
Hubungan Antara Kekurangan Vitamin D dan Covid-19 Menurut Penelitian
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa penelitian terbaru melihat dampak vitamin D pada Covid-19. Dari 489 orang ditemukan bahwa mereka yang kekurangan vitamin D lebih mungkin terinfeksi Covid-19 daripada mereka yang memiliki kadar vitamin D normal.

Penelitian lain mengamati tingginya tingkat kekurangan vitamin D pada orang yang tertular Covid-19 dan mengalami gagal pernapasan akut. Hal tersebut menyebabkan risiko kematian yang jauh lebih tinggi.

Sebuah penelitian kecil, melansir dari Medical Express, secara acak menemukan bahwa dari 50 orang yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 dan diberikan jenis vitamin D (kalsifediol) dosis tinggi, hanya satu yang membutuhkan perawatan di unit perawatan intensif. Sebaliknya, di antara 26 orang dengan Covid-19 yang tidak diberi kalsifediol, 13 orang lain perlu dirawat di unit perawatan intensif.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan peran kekurangan vitamin D dan dalam pencegahan pengobatan Covid-19. Selain itu, kekurangan vitamin D umumnya terjadi di Amerika Serikat, terutama di antara orang Hispanik dan kulit hitam. Kelompok-kelompok ini telah terpengaruh oleh Covid-19 secara tidak proporsional.

Kekurangan vitamin D juga lebih sering terjadi pada orang yang sudah tua, orang yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih tinggi (obesitas), dan orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi). Faktor-faktor tersebut juga meningkatkan risiko gejala Covid-19 yang cukup parah.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, dua uji klinis secara acak yang mempelajari efek suplementasi vitamin D, memiliki hasil yang kurang diharapkan. Dalam kedua uji coba tersebut, vitamin D dengan dosis tinggi diberikan kepada orang yang kekurangan vitamin D dengan sakit parah, bukan yang tertular Covid-19. Vitamin D tidak mengurangi lama perawatan di rumah sakit atau angka kematian, jika dibandingkan dengan mereka yang diberi plasebo.

Sementara itu, jika Anda mengalami kekurangan vitamin D, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda terkait suplemen tepat untuk Anda. Jika Anda khawatir tentang tingkat vitamin D Anda, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda untuk memeriksanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Masih Melakukan Studi tentang Hubungan Vitamin D dan Covid-19

Inggris Masih Melakukan Studi tentang Hubungan Vitamin D dan Covid-19

Health | Minggu, 07 Februari 2021 | 20:00 WIB

Tambahkan Jamur ke Makanan, Dapat Bantu Atasi Kekurangan Nutrisi Lho

Tambahkan Jamur ke Makanan, Dapat Bantu Atasi Kekurangan Nutrisi Lho

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 08:32 WIB

Penuhi Kebutuhan Vitamin D, Berikut Enam Cara Mudahnya

Penuhi Kebutuhan Vitamin D, Berikut Enam Cara Mudahnya

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB