Update Covid-19 Global: Tren Penularan Infeksi di Amerika Serikat Turun

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 15 Februari 2021 | 08:22 WIB
Update Covid-19 Global: Tren Penularan Infeksi di Amerika Serikat Turun
Penerapan protokol kesehatan di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Suara.com - Virus corona SARS Cov-2 penyebab infeksi Covid-19 membuat semakin resah setelah ahli menemukan banyaknya jenis mutasi. Disebut, mutasi yang ditemukan di Inggris dan Afrika membuat infeksi lebih cepat menular. 

Praktis, hal itu menyebabkan kasus melonjak dibeberapa negara sejak November 2020.

Hingga Senin (15/2) pukul 07.08 WIB, total kasus Covid-19 diseluruh dunia, tercatat pada situs worldometers, telah lebih dari 109,37 juta infeksi. 

Dari total kasus itu, 97 persen di antaranya, atau sebanyak 81,6 juta orang, sudah dinyatakan sembuh. Sementara 3 persen lainnya, 2,41 juta jiwa, meninggal akibat terinfeksi Covid-19.  

Selama 24 jam terakhir, terdapat 281.116 kasus baru diseluruh dunia dan 6.532 orang meninggal dunia. 

Orang meninggal dunia paling banyak dilaporkan di Meksiko dengan jumlah 1.214 jiwa dalam satu hari. Negara bagian Amerika Serikat itu sudah mencatatkan 173.771 orang meninggal akibat Covid-19, terbanyak ketiga di dunia setelah AS dan Brasil. 

Sedangkan kasus baru paling banyak dilaporkan Amerika Serikat yang telah menjadi pusat dari infeksi Covid-19. Negeri Paman Sam itu melaporkan 63.446 infeksi harian, sehingga membuat total kasusnya menjadi 28,26 juta. 

Dalam sepekan terakhir, AS sebenarnya mengalami penurunan kasus harian dengan rata-rata di bawah 100 ribu kasus setiap hari. Namun penurunan belum terjadi pada laporan orang meninggal yang rata-rata masih di atas seribu per hari. 

Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan (IMHE) Universitas Washington bahkan memproyeksikan akan ada 130 ribu orang Amerika akan meninggal akibat Covid-19 selama tiga setengah bulan ke depan. 

baca juga

IMHE membenarkan adanya tren penurunan kasus harian di AS. Menurut para ahli, ada empat faktor kunci yang akan menentukan kondisi AS terhadap pandemi Covid dalam beberapa bulan ke depan.

Dua faktor pertama adalah meningkatkan program vaksinasi dan menurunkan penularan selama musim semi dan musim panas.

"Namun, dua faktor dapat memperlambat atau bahkan membalikkan penurunan yang telah dimulai," kata tim IHME dikutip dari CNN.

Salah satu faktor tersebut adalah ditemukannya penyebaran varian B.1.1.7, yang pertama kali diidentifikasi di Inggris dan para ahli memperingatkan bisa menjadi strain dominan di AS pada musim semi. Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menunjukkan lebih dari 980 kasus varian sejauh ini telah terdeteksi di 37 negara bagian.

Faktor kunci lainnya, menurut tim IHME, adalah peningkatan perilaku masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan.

"Penularan telah diatasi selama musim dingin melalui pemakaian masker, penurunan mobilitas, dan menghindari pengaturan berisiko tinggi seperti makan di dalam ruangan. Karena jumlah kasus harian menurun dan vaksinasi meningkat, perilaku cenderung berubah menuju peningkatan risiko penularan," kata ahli.

Para ahli di IMHE mengingatkan agar AS tidak lengah. Terlebih makin banyaknya gubernur negara bagian yang terus melonggarkan pembatasan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

126 Santri Reaktif Corona, Ponpes di Bangka Ditutup Sementara

126 Santri Reaktif Corona, Ponpes di Bangka Ditutup Sementara

Batam | Senin, 15 Februari 2021 | 08:21 WIB

Harga Emas Melemah, Platinum Menguat ke Level Tertinggi Maret 2020

Harga Emas Melemah, Platinum Menguat ke Level Tertinggi Maret 2020

Bisnis | Senin, 15 Februari 2021 | 07:39 WIB

Studi: Kelembapan Dalam Masker Bisa Mengurangi Keparahan Covid-19

Studi: Kelembapan Dalam Masker Bisa Mengurangi Keparahan Covid-19

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 07:39 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×