3 Saran dari Psikolog untuk Kamu yang Kerap Berpikiran Negatif!

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 22 Februari 2021 | 15:30 WIB
3 Saran dari Psikolog untuk Kamu yang Kerap Berpikiran Negatif!
Ilustrasi berpikir negatif

Suara.com - Keadaan tertekan kerap membuat kita berpikiran negatif. Padahal apa yang dipikirkan belum tentu benar atau terjadi secara nyata. Pikiran negatif sendiri bisa mengakibatkan stres dan berdampak pada kesehatan.

Psikolog RSPI Sulianti Saroso Barita Ulina Sianturi, P.Si mengatakan, manusia memang sulit untuk tidak mengalami stres. Tetapi tingkat stres tersebut bisa dikurangi atau bahkan dihindari dengan cara berpikir positif. 

Menurutnya, terlalu sering atau bahkan terbiasa menilai berbagai hal dari sisi negatif, baik pada diri sendiri maupun lingkungan dan orang lain, berakibat sulit untuk menghindari stres.

"Ini perlu latihan. Jadi ketika ada masalah tidak langsung melihat dari sisi subjektif. Bantu diri sendiri untuk menggali potensi yang ada untuk melihat bahwa ada sesuatu yang bisa dipergunakan untuk bisa menyelesaikan masalah. Itu membuat diri sendiri jadi lebih optimis," kata Barita dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Senin (22/2/2021).

Ia menjelaskan bahwa stres sebenarnya bergantung dari apa yang dipikirkan secara otomatis. Sehingga setiap kali ada masalah, otak akan refleks berpikir.

Namun dalam proses berpikir itulah, Barita menyampaikan, salah satu ahli psikologi dunia pernah mengidentifikasi ada 11 penyimpangan cara berpikir yang membuat seseorang jadi sulit keluar dari masalahnya. 

"Saya kutipkan tiga saja. Pertama adalah filter negatif, orang yang seringkali mendapatkan banyak hal positif di sekitarnya tapi hanya melihat negatifnya."

"Contoh ketika ada seseorang mengatakan atau datang kepadanya dengan memberikan pujian, harusnya kan senang. Tapi nanti dia melihat sisi negatifnya 'kok mujinya caranya gitu'. Jadi bukan melihat secara keseluruhan, tapi hanya dari sisi negatif," tuturnya.

Kedua kesalahan berpikir karena melakukan label pada diri sendiri. Barita menjelaskan, kategori itu biasanya akan menilai buruk pada dirinya sendiri. Sehingga merasa dirinya sendiri bodoh atau bahkan tidak layak. 

"Kalau sudah ada label itu kemudian melakukan filter negatif, juga maka sulit bagi seseorang untuk bisa berpikir positif di saat masa sulit," ucapnya.

Terakhir adalah loncat pada kesimpulan. Barita melanjutkan, membuat kesimpulan sendiri seolah-seolah bisa membaca pikiran orang lain atau membaca situasi termasuk kesalahan dalam berpikir.

"Kalau ada irang melakukan sesuatu, kemudian berpikir 'jangan-jangan dia enggak suka sama saya'. Padahal belum tentu begitu," ucap Barita.

Ia menyarankan, tiga kesalahan dalam berpikir itu harus dihindari agar tidak terus menerus berpikiran negatif. Menurutnya, kunci untuk bisa berpikir secara positif dalam menghadapi persoalan apa pun tentunya dengan sering melatih pikiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miliki Tanda-tanda Ini, Artinya Keseimbangan Kerjamu Udah Gak Sehat!

Miliki Tanda-tanda Ini, Artinya Keseimbangan Kerjamu Udah Gak Sehat!

Your Say | Senin, 22 Februari 2021 | 13:37 WIB

Terungkap, Psikolog Beberkan Alasan Stres Jadi Pemicu Orang Bunuh Diri

Terungkap, Psikolog Beberkan Alasan Stres Jadi Pemicu Orang Bunuh Diri

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 12:03 WIB

Sering Dialami Wanita, Gila Kerja Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental

Sering Dialami Wanita, Gila Kerja Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 10:46 WIB

Terkini

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB