Bagaimana Cara Pastikan Vaksin Covid-19 Aman? Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:37 WIB
Bagaimana Cara Pastikan Vaksin Covid-19 Aman? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Kemunculan vaksin Covid-19 pastinya membawa harapan baru di tengah pandemi virus corona Covid-19. Tapi, masih banyak pula orang yang mungkin meragukan kemanannya.

Sejauh ini, para ilmuwan telah berusaha mencari masalah keamanan vaksin Covid-19 selama fase pengujian. Kemudian mereka melanjutkan pemantauannya saat pengambilan gambar yang dilakukan di seluruh dunia.

Selama proses itu dilansir dari Fox News, satu-satunya peringatan yang muncul adalah risiko reaksi alergi parah setelah suntik vaksin Covid-19, meskipun jarang terjadi.

Berbagai jenis vaksin Covid-19 yang telah diuji kelayakannya tentu memiliki efek samping yang akan berbeda-beda pada setiap orang.

Setiap negara pun juga memiliki standar vaksin yang berbeda-beda, beberapa di antaranya mengizinkan penggunakan suntikan sebelum pengujian tahap akhir yang melibatkan sejumlah besar sukarelawan. Tapi di Amerika Serikat, Inggris dan Uni Eropa, mewajibkan vaksin Covid-19 sudah lolos uji coba semua tahapan yang melibatkan puluhan ribu sukarelawan sebelum didistribusikan.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Sejauh ini, AS menggunakan vaksin Pfizer dan Moderna. Sedangkan Inggris dan Eropa telah menggunakan vaksin AstraZeneca untuk mengatasi pandemi virus corona Covid-19.

Studi besar dari perusahaan-perusahaan itu menemukan bahwa efek samping yang paling umum sebagai pembentukan sistem kekebalan adalah nyeri di lengan, demam, dan gejala mirip flu seperti kelelahan, menggiggil serta sakit kepala.

Tapi, masalah terhadap keamanan vaksin Covid-19 ini jarang terjadi, maka efek samping vaksin pun masih dalam pemantauan.

Pemerintah AS, Inggris dan Badan Obat-obatan Eropa pun bertugas memantau efek samping dari suntik vaksin Covid-19 tersebut.

Pengamatan ekstra yang dilakukan oleh AS termasuk melacak klaim asuransi untuk orang yang bereaksi gawat setelah divaksin.

Selain itu, orang AS yang telah menerima vaksin diminta untuk selalu mengabarkan petugas mengenai efek samping yang dirasakan setelah suntik vaksin Covid-19.

Salah satu masalah yang dikhawatirkan adalah seseorang mengalami reaksi alergi parah setelah beberapa waktu suntik vaksin Covid-19 yang disebut anafilaksis.

Tapi, insiden semacam itu sejauh ini jarang terjadi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hanya ada 2 hingga 5 laporan anafilaksis pada minggu pertama vaksinasi di AS.

Selanjutnya, mereka berharap segera menerima laporan masalah kesehatan lainnya, termasuk kemungkinan terjadinya kematian mengingat jumlah orang yang vaksin cukup besar, terutama para lansia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 1.306.141 Orang

Tambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 1.306.141 Orang

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:53 WIB

Sempat Takut, Pedagang Pasar Beringharjo Beramai-ramai Daftar Vaksinasi

Sempat Takut, Pedagang Pasar Beringharjo Beramai-ramai Daftar Vaksinasi

Jogja | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:44 WIB

15 Nakes Puskesmas Jombang Tangsel Positif Covid-19, Sebagian Usai Divaksin

15 Nakes Puskesmas Jombang Tangsel Positif Covid-19, Sebagian Usai Divaksin

Jakarta | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB