Waspada Nyeri Leher dan Bahu Saat WFH, Ini Cara Atasinya

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 17:03 WIB
Waspada Nyeri Leher dan Bahu Saat WFH, Ini Cara Atasinya
Ilustrasi kerja di rumah atau WFH. (Shutterstock)

Suara.com - Setahun sudah masyarakat diminta untuk melakukan aktivitas di rumah guna mencegah penularan virus corona COvid-19. Tapi, yang banyak tidak disadari bahwa beraktivitas terutama bekerja dari rumah juga memberikan dampak buruk bagi kesehatan. 

Sekilas mungkin terlihat lebih nyaman bekerja dari rumah. Namun tanpa disadari bahwa ruangan yang ada di rumah tidak selalu memiliki tempat yang layak untuk bekerja seperti yang disediakan oleh meja dan bilik kantor.

Pada akhirnya banyak orang yang mengeluh sakit leher, bahu dan punggung karena postur tubuh yang buruk.

Dilansir melalui timesofindia.com, menurut para ahli, kebanyakan orang yang bekerja dari rumah meletakkan laptop mereka di atas meja biasa, duduk di kursi santai atau tempat tidur mereka.

Leher kaku atau nyeri saat bangun tidur bisa jadi salah satu tanda saraf kejepit. (Shutterstock)
Nyeri leher akibat WFH. (Shutterstock)

Ini membuat sebagian besar dari mereka yang bekerja dari rumah tidak memperhatikan postur tubuh. 

Hal ini dapat menyebabkan masalah ortopedi seperti nyeri bahu, nyeri leher, dan nyeri punggung. Dalam jangka panjang, bahkan dapat menyebabkan disfungsi tulang belakang atau degenerasi sendi.

Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk menghindari masalah tersebut adalah berinvestasi dalam pengaturan kerja di rumah dengan membeli meja dan kursi, yang dapat membantu menjaga ergonomi yang tepat.

Tapi jangan khawatir, karena ada tiga hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi nyeri leher dan bahu ini.

Jangan bungkuk

Pastikan Anda duduk tegak dengan bahu tegak. Anda juga dapat memutar bahu Anda dari waktu ke waktu.

Jangan biarkan layar terlalu dekat.

Jarak layar laptop atau komputer Anda setidaknya 45 cm dari mata Anda. Leher yang tegang sangat dipengaruhi langsung dengan ketinggian laptop di atas meja.

Letakkan layar di depan Anda pada ketinggian tampilan yang nyaman.

Bagian tengah layar laptop Anda harus setinggi mata. Ini akan membantu mempertahankan posisi leher yang netral dan memastikan leher tidak menekuk dengan canggung untuk waktu yang lama.

Anda dapat menumpuk beberapa buku di bawah laptop atau berinvestasi di dudukan laptop untuk menjaga ketinggian yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WFH Sambil Jaga Anak? Siasati dengan Kamera Pintar

WFH Sambil Jaga Anak? Siasati dengan Kamera Pintar

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 14:49 WIB

Kasus COVID-19 Tinggi, Semua Perkantoran di Cianjur Masih WFH

Kasus COVID-19 Tinggi, Semua Perkantoran di Cianjur Masih WFH

Bogor | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:28 WIB

Tetangga Pinjam Laptop Berbulan-bulan, saat Ditagih Jawabannya Ngeselin

Tetangga Pinjam Laptop Berbulan-bulan, saat Ditagih Jawabannya Ngeselin

Malang | Selasa, 09 Februari 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB