Hari Penyakit Langka: Pasangan Ini Kehilangan Ketiga Anaknya Karena NP-C

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 28 Februari 2021 | 21:31 WIB
Hari Penyakit Langka: Pasangan Ini Kehilangan Ketiga Anaknya Karena NP-C
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Pasangan Toni dan Stewart Mathieson dari Sunderland, Inggris, kehilangan ketiga anaknya yang menderita penyakit sangat langka, Niemann-Pick Type C (NP-C).

NP-C merupakan penyakit neurodegeneratif bawaan langka yang menyerang bayi, anak-anak, dan orang dewasa. Ini disebabkan oleh penumpukan lipid (lemak) di hati, otak, dan limpa.

Salah seorang putrinya, Lucy, didiagnosis dengan NP-C pada 2003 saat usianya lima minggu. Dokter menduga Lucy hanya dapat bertahan enam bulan, tapi ternyata ia dapat bertahan hingga empat tahun.

"Saya dan suami sangat terkejut dan sedih saat mengetahui putri pertamaku, Lucy didiagnosis Niemann-Pick type C. Kami sama sekali tidak menyangkanya," kata Stewart, dilansir BBC.

Namun Lucy kehilangan kedua saudara kandungnya, Hannah dan Samuel, yang telah meninggal saat bayi akibat penyakit serupa.

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi mengidap penyakit langka (Unsplash/@irinamurza)

"Lucy tidak pernah mencapai perkembangannya, dia tidak pernah berjalan atau berbicara, tetapi dia bahagia dan cantik," ujar Stewart.

Pengalamannya membuat kepala eksekutif badan amal Niemann-Pick UK ini ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit langka, terutama pada Hari Penyakit Langka Sedunia yang diperingati setiap 29 Februari.

"Saya pikir istilah penyakit langka membuat orang berhenti mempelajarinya dan mereka berpikir, karena ini penyakit langka, itu tidak akan mempengaruhi mereka," tutur Stewart.

Ia menambahkan bahwa faktanya ada lebih dari 300 juta orang di dunia yang hidup menderita penyakit langka.

baca juga

"Alasan kami ingin meningkatkan kesadaran adalah agar orang dengan penyakit langka memiliki kesempatan hidup seperti orang lain."

"Sehingga mereka dapat mengakses peluang sosial, perawatan kesehatan yang tepat, dan untuk memastikan bahwa mereka dapat menjalani kehidupan yang seutuhnya mungkin dengan perawatan yang mereka butuhkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Cuma Bisa Tidur 30 Menit Setiap Hari, Ternyata Penyakit Langka

Wanita Ini Cuma Bisa Tidur 30 Menit Setiap Hari, Ternyata Penyakit Langka

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 09:15 WIB

Kedua Anak Idap Penyakit Langka, Ibu Ini Dilema Harus Donor Ginjal ke Siapa

Kedua Anak Idap Penyakit Langka, Ibu Ini Dilema Harus Donor Ginjal ke Siapa

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 07:15 WIB

Derita Penyakit Langka, Tubuh Bayi 14 Bulan Ini Penuh Memar

Derita Penyakit Langka, Tubuh Bayi 14 Bulan Ini Penuh Memar

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:00 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×