Studi: Konsumsi Sayur dan Buah Porsi Ini Bisa Turunkan Risiko Kematian

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 02 Maret 2021 | 10:10 WIB
Studi: Konsumsi Sayur dan Buah Porsi Ini Bisa Turunkan Risiko Kematian
Ilustrasi Makan Buah dan Sayur untuk Jaga Kesehatan Usus. (Shutterstock)

Suara.com - Sayur dan buah mengandung banyak nutrisi dan vitamin seimbang yang diperlukan tubuh. Tak hanya menyehatkan, konsumsi sayur dan buah secara rutin ternyata bisa membantu untuk hidup lebih lama. 

Studi baru yang diterbitkan di Circulation, journal American Heart  Association, membuktikan hal tersebut. Dalam analisis data yang mewakili sekitar 2 juta orang di seluruh dunia, para peneliti mengidentifikasi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, tepatnya dua porsi buah dan tiga sayuran, sebagai rasio ideal untuk hidup lebih lama. 

Menurut peneliti, pola makan kaya akan buah dan sayuran bantu mengurangi risiko berbagai kondisi kesehatan kronis yang menjadi penyebab utama kematian, termasuk penyakit kardiovaskular dan kanker.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti menganalisis data dari Nurses 'Health Study dan Health Professionals Follow-Up Study, dua penelitian kuat yang melibatkan lebih dari 100.000 orang dewasa yang dipantau hingga tiga dekade. 

Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)
Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)

Para peneliti mencatat bahwa kedua kumpulan data mencakup informasi diet terperinci yang dikumpulkan berulang kali setiap dua hingga empat tahun.

Untuk meta-analisis, para peneliti mengumpulkan data tentang asupan buah dan sayuran serta kematian dari 26 penelitian yang melibatkan hampir 2 juta peserta di 29 negara. Ditemukan bahwa mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko kematian terendah, hanya 13 persen secara keseluruhan.

Selain itu, 12 persen lebih rendah risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke. Mereka juga ditemukan memiliki risiko kematian akibat kanker 10 persen lebih rendah, serta risiko kematian akibat penyakit pernapasan 35 persen lebih rendah, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Para peneliti melalui meta-analisis juga menemukan bahwa konsumsi dua porsi buah dan tiga sayuran menyebabkan umur panjang. 

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua buah dan sayuran memiliki manfaat yang sama. Peneliti juga menemukan bahwa manfaat terbesar terlihat pada jenis sayuran berdaun hijau, seperti bayam, selada, dan kangkung. 

baca juga

"Manfaatnya juga lebih besar bagi mereka yang mengonsumsi sayuran kaya beta karoten dan vitamin C, seperti buah jeruk, beri, dan wortel," kata para peneliti dikutip dari Fox News.

Sementara itu, sayuran bertepung, seperti kacang polong dan jagung, jus buah dan kentang tidak dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dari semua penyebab atau penyakit kronis tertentu.

"Kami juga menemukan bahwa tidak semua buah dan sayuran menawarkan tingkat manfaat yang sama, meskipun rekomendasi pola makan saat ini umumnya memperlakukan semua jenis buah dan sayuran, termasuk sayuran bertepung, jus buah, dan kentang, sama saja," kata penulis utama studi Dong D. Wang, MD, Sc.D., seorang ahli epidemiologi, ahli gizi dan anggota fakultas kedokteran di Harvard Medical School dan Rumah Sakit Brigham dan Wanita di Boston, dalam sebuah pernyataan. 

Menurutnya, penelitian ini memberikan bukti kuat untuk manfaat seumur hidup dari makan buah dan sayur. Sehingga disarankan memastikan kecukupan jumlah konsumsi setiap hari untuk kesehatan yang ideal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asupan Nabati Turunkan Risiko Kematian Demensia Perempuan hingga 21 Persen

Asupan Nabati Turunkan Risiko Kematian Demensia Perempuan hingga 21 Persen

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 12:32 WIB

5 Jenis Camilan Sehat, Cocok Dikonsumsi Remaja dalam Pertumbuhan!

5 Jenis Camilan Sehat, Cocok Dikonsumsi Remaja dalam Pertumbuhan!

Lifestyle | Kamis, 25 Februari 2021 | 09:25 WIB

Studi: Kepribadian Bisa Terkait dengan Sistem Kekebalan dan Risiko Kematian

Studi: Kepribadian Bisa Terkait dengan Sistem Kekebalan dan Risiko Kematian

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 17:15 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB