Kembali Dapat Jatah 10 Juta Vaksin Covid-19, Kemenkes: Indonesia Beruntung

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 02 Maret 2021 | 15:46 WIB
Kembali Dapat Jatah 10 Juta Vaksin Covid-19, Kemenkes: Indonesia Beruntung
Sebanyak 10 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (2/3/2021) siang ini. (Ist)

Suara.com - Indonesia kembali mendapatkan dosis 10 juta vaksin Covid-19 hari ini, 2 Maret 2020, atau tepat satu tahun paska kasus Covid-19 pertama tercatat di Tanah Air. 

Sebanyak 10 juta dosis vaksin Covid-19 tersebut masih datang dari farmasi China yaitu Sinovac, yang datang dalam bentuk bulk dan baru saja mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kedatangan vaksin tahap kelima ini membuat total dosis vaksin Covid-19 di Indonesia ada sebanyak 38 juta.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, 10 juta dosis vaksin akan digunakan untuk program vaksinasi tahap kedua yang menargetkan 16,9 juta petugas layanan publik dan 21,5 juta kelompok masyarakat lanjut usia 60 tahun ke atas. 

"Kehadiran vaksin Covid-19 tahap kelima menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi melalui program vaksinasi gratis,” kata Dante melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (2/3/2021).

Ia menjelaskan bahwa sepuluh juta vaksin bulk dosis vaksin dalam enam envirotainer dibawa dua unit truk ke BioFarma di Bandung. Kedatangan itu jadi yang ketiga kalinya dalam bentuk bulk yang kemudian diproduksi oleh BioFarma. 

Proses evaluasi terhadap vaksin yang baru tiba ini tetap dilakukan oleh BadanPOM untuk menjamin keamanan, mutu, dan khasiat dari vaksin Covid-19.

"Ke depannya secara bertahap akan datang 185 juta vaksin dari Sinovac. Kita juga masih menunggu vaksin dari dari PfizerBioNTech, AstraZeneca, dan Novavax. Kedatangan ini dibantu oleh Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Bea Cukai sehingga akses lebih mudah dan prosesnya lancar," tutur Dante.

Vaksin Covid-19 sebagai salah satu intervensi kesehatan dianggap efisien menyelamatkan nyawa dari paparan virus corona jenis baru tersebut.

Menurut Dante, Indonesia beruntung bisa mengamankan vaksin Covid di tengah tingginya kebutuhan di dunia.

“Di tengah tingginya permintaan diseluruh dunia, Indonesia sangat beruntung bisa mengamankan vaksin Covid-19 dari sejumlah produsen yang dipergunakan untuk program vaksinasi gratis dari
pemerintah,” kaya dr. Dante.

Ia mengingatkan, meski vaksinasi terus dilakukan  masyarakat harus tetap disiplin melakukan 3M penguatan 3T yang menjadi langkah penting untuk membuka kesempatan dalam melindungi kesehatan diri dan mengakhiri pandemi.

“Seluruh masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, baik yang sudah maupun belum divaksinasi. Karena protokol kesehatanakan melindungi kita dan orang sekitar dari penularan Covis-19,” ucap Dante.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Juta Bulk Sinovac Datang Lagi, Indonesia Kini Punya 38 Juta Vaksin

10 Juta Bulk Sinovac Datang Lagi, Indonesia Kini Punya 38 Juta Vaksin

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 15:30 WIB

Vaksinasi Covid-19 Terbukti Turunkan Keparahan Infeksi Hingga 80 Persen

Vaksinasi Covid-19 Terbukti Turunkan Keparahan Infeksi Hingga 80 Persen

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 14:43 WIB

Vaksin Pfizer Bekerja Kurang Efektif pada Orang Gemuk, Ini Sebabnya!

Vaksin Pfizer Bekerja Kurang Efektif pada Orang Gemuk, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 14:09 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB