Selain Hempas Virus Corona, Vaksin Covid-19 Bisa Lawan Kanker

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 06:30 WIB
Selain Hempas Virus Corona, Vaksin Covid-19 Bisa Lawan Kanker
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Efek samping setelah suntik vaksin adalah hal yang wajar terjadi, tak terkecuali vaksin Covid-19. Banyak orang dari berbagai negara telah melaporkan beragam efek samping, yang menandakan vaksin Covid-19 telah bekerja baik.

Selain efek samping, vaksin Covid-19 juga bisa memberikan sejumlah manfaat tambahan. Sayangnya, banyak orang mungkin belum mengetahui manfaat tambahan suntik vaksin Covid-19.

Misalnya, vaksin BCG yang melindungi tubuh dari tuberkulosis juga digunakan untuk merawat pasien kanker kandung kemih dengan tumor non-invasif. Vaksin ini diberikan langsung ke dalam kandung kemih untuk membantu sistem melawan kanker.

Selain itu, penelitian Israel menemukan pasien kanker kandung kemih yang menerima terapi ini cenderung tidak mengembangkan alzheimer.

Mekanisme ini belum jelas, tapi beberapa mengatakan vaksin Covid-19 bisa melatih sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini menandakan hasil yang tidak tepat untuk program vaksinasi virus corona.

Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Beberapa orang juga berpendapat bahwa manfaat tambahan ini bukan dalam langsung pada sistem, tetapi efek tidak langsung dari perlindungan terhadap infeksi yang menguntungkan ini.

"Campak, tuberkulosis atau infeksi lain yang kita vaksinasi dapat menyebabkan efek jangka panjang pada sistem kekebalan tubuh," kata Profesor Sheena Cruickshank, ahli imunologi dari Universitas Manchester dikutip dari Express.

Sistem kekebalan dapat membuat Anda rentan terhadap penyakit lain. Orang yang divaksinasi untuk melawan infeksi virus corona pada populasi akan lebih kecil kemungkinannya menderita penyakit lain sebagai efek sampingnya.

Manfaat tambahan vaksin Covid-19

Dua jensi vaksin Covid-19, yakni vaksin Pfizer dan Oxford telah terbukti membantu menurunkan tingkat risiko penyakit serius. Sebuah studi baru di Inggris juga menemukan bahwa satu kali suntikan vaksin Pfizer bisa mengurangi jumlah infeksi virus tanpa gejala dan menurunkan risiko penularan secara signifikan.

Temuan dari Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge menunjukkan vaksin Pfizer memberikan perlindungan 75 persen untuk virus corona. Hasilnya, juga menunjukkan adanya penurunan empat kali lipat dalam risiko infeksi virus corona tanpa gejala di antara petugas medis selama 12 hari lebih.

Peneliti Cambridge juga menganalisis hasil dari tes virus corona yang dilakukan setiap minggu sebagai bagian dari pemeriksaan rutin staf medis rumah sakit.

Dr Mike Weekes, spesialis penyakit menular di departemen kedokteran Universitas Cambridge, yang ikut memimpin penelitian, menggambarkan temuan ini bagaikan kabar menggembirakan.

"Vaksin Pfizer tidak hanya memberikan perlindungan terhadap virus corona, tetapi juga membantu mencegah infeksi, mengurangi potensi penularan virus ke orang lain," jelas Dr Mike.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Rumah Singgah Peninggalan Julia Perez Bernasib Tragis, Rusak Tak Ada Biaya untuk Renovasi

Rumah Singgah Peninggalan Julia Perez Bernasib Tragis, Rusak Tak Ada Biaya untuk Renovasi

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 12:34 WIB

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB