alexametrics

WHO: Pandemi Virus Corona Tidak akan Berakhir Tahun Ini Walau Ada Vaksin

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
WHO: Pandemi Virus Corona Tidak akan Berakhir Tahun Ini Walau Ada Vaksin
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Tapi WHO mengakui bahwa imunisasi massal dapat meringankan banyak penderitaan.

Suara.com - Pandemi virus corona sudah terjadi lebih dari setahun, dan kini hampir semua negara di dunia mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dengan harapan menghentikan krisis ini.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hal itu tidak realistis, memperkirakan pandemi tidak akan berakhir tahun ini.

Meski begitu, mereka mengakui bahwa imunisasi massal dapat meringankan banyak penderitaan.

"Jika vaksin mulai berdampak tidak hanya pada kematian dan angka rawat inap, tetapi juga terhadap dinamika dan risiko penularan secara signifikan, maka saya yakin kita akan mempercepat pengendalian pandemi ini," ujar Michael Ryan, direktur program kedaruratan WHO.

Baca Juga: Setahun Virus Corona, Yahya Waloni Tak Percaya Covid: Hanya Permainan

Ryan juga memperingatkan bahaya berpuas diri hanya karena saat ini virus sangat terkendali.

Ilutrasi virus corona. Di Indonesia, telah ditemukan varian baru Covid-19 asal Inggris. [Getty Images/BBC]
Ilutrasi virus corona [Getty Images/BBC]

Pernyataan ini Ryan lontarkan setelah 600.000 dosis vaksin AstraZeneca/Oxford dikirim ke Ghana dari Fasilitas COVAX atau COVAX Facility minggu ini, menandai dimulainya peluncuran vaksin global.

Menurut laporan News Australia, COVAX dipimpin oleh berbagai organisasi kesehatan, termasuk WHO, dan dirancang untuk memasikan distribusi vaksin yang adil di seluruh dunia.

Ini akan menjadi operasi pengadaan dan pasokan vaksin terbesar dalam sejarah, meski direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyayangkan peluncuran ini dimulai beberapa bulan setelah dimulainya vaksinasi di beberapa negara kaya seperti AS.

"Ini adalah perlombaan melawan virus. Kami tidak meminta negara-negara untuk mempertaruhkan rakyatnya sendiri. Kami meminta semua negara menjadi bagian dari upaya global untuk menekan penyebaran virus di mana-mana," sambungnya.

Baca Juga: Bahaya ! Begini Gejala Orang Yang Terinveksi Virus Corona Jenis Baru

Komentar