Ini Kandungan Umum Vaksin Covid-19 Merek Pfizer dan AstraZeneca

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 06:57 WIB
Ini Kandungan Umum Vaksin Covid-19 Merek Pfizer dan AstraZeneca
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Program vaksinasi untuk mencegah keparahan infeksi Covid-19 sudah mulai dilakukan sejak awal 2021 ini. Beragam merek vaksin juga telah tersedia di pasaran mulai dari vaksin pabrikan China hingga buatan Eropa.

Kita tentu bertanya-tanya, apa sih kandungan yang ada pada vaksin?  Dilansir dari ABC News, berikut adalah kandungan yang ada dua vaksin Covid-19 yaitu Pfizer dan AstraZeneca.

Vaksin Pfizer

Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Vaksin Pfizer terbukti 95 persen efektif dalam mencegah gejala Covid-19, yang telah dilakukan dengan menggunakan materi genetik yang disebut mRNA.

Menurut profesor imunologi Universitas RMIT, Magdalena Plebanski, vaksin yang disuntik di bagian otot dapat membawa ke dalam sel ribosom.

"Untuk mRNA yang berasal dari vaksin Pfizer ini, akan membuat protein lonjakan dari virus penyebab Covid-19, SARS-CoV-2,” ungkapnya.

Bagian aktif dari vaksin sangat rentan mengalami degradasi, oleh karena itu harus disimpan pada suhu super dingin dan dibungkus dalam partikel lemak, yang terbuat dari empat lemak berbeda termasuk kolesterol untuk melindungi.

Profesor Pouton mengatakan, baik mRNA dan selubung lipid (molekul alami) adalah teknologi baru. Meskipun keduanya terbukti aman, namun tetap ada efek samping.

“Efek samping tersebut seperti nyeri, yang mungkin gejala mirip flu dan sakit kepala juga,” ungkapnya.

Vaksin AstraZeneca

Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Kemanjuran vaksin tersebut berkisar antara 62 dan 90 persen, tergantung pada jumlah dosis dan waktu antardosis.

Penelitian baru menunjukkan, adanya jeda 12 minggu antara dosis, yang telah direkomendasikan oleh Therapeutic Goods Administration Australia, dengan kemanjuran sekitar 82 persen.

Bahan aktif vaksin AstraZeneca adalah adenovirus simpanse non-infeksius, yang oleh Profesor Pouton digambarkan sebagai muatan DNA, yang berisi kode untuk menghasilkan protein lonjakan SARS-CoV-2 ke dalam sel tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digitalisasi Percepat Program Vaksinasi Covid-19

Digitalisasi Percepat Program Vaksinasi Covid-19

Video | Senin, 08 Maret 2021 | 20:45 WIB

Vaksin AstraZeneca Tiba, Menlu: Pengiriman Pertama Vaksin Kerjasama Dunia

Vaksin AstraZeneca Tiba, Menlu: Pengiriman Pertama Vaksin Kerjasama Dunia

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 20:25 WIB

Perdana Jalur COVAX, Indonesia Kedatangan 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca

Perdana Jalur COVAX, Indonesia Kedatangan 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 20:09 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB