Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:37 WIB
Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia
Sakit mata

Suara.com - Mata mungkin memang menjadi jendela kesehatan Anda. Dalam hal ini, kondisi mata disebut bisa menjadi tanda risiko kesehatan tertentu.

Melansir dari Medicinenet, para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua dengan penyakit mata retinopati berisiko lebih tinggi mengalami stroke serta kemungkinan gejala demensia. Rata-rata dari mereka meninggal lebih cepat daripada orang seusia mereka yang tidak memiliki kondisi mata.

Retinopati mengacu pada penyakit retina, jaringan penginderaan cahaya di bagian belakang mata. Kondisi ini sering disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi di mana keduanya dapat merusak pembuluh darah kecil yang memasok retina.

Retinopati dapat menyebabkan perubahan penglihatan, seperti kesulitan membaca atau melihat benda yang jauh. Pada tahap selanjutnya, pembuluh darah yang rusak dapat bocor dan menyebabkan gangguan penglihatan seperti bintik hitam atau guratan seperti sarang laba-laba.

Penelitian telah mengaitkan retinopati yang lebih parah dengan risiko stroke yang lebih tinggi. Keduanya saling terkait karena sama-sama melibatkan penyakit pembuluh darah.

Dalam studi baru, para peneliti menemukan bahwa orang dengan tanda-tanda retinopati dua kali lebih mungkin untuk melaporkan riwayat stroke dibandingkan mereka yang tidak memiliki bukti penyakit mata. Mereka juga 70 persen lebih mungkin melaporkan masalah memori, berpotensi mengalami demensia.

Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)

Selama dekade berikutnya, orang dengan retinopati paling parah menghadapi risiko kematian dua hingga tiga kali lebih tinggi.

"Tidak jelas apakah retinopati benar-benar meramalkan masalah stroke atau ingatan di masa depan," kata ketua peneliti Dr. Michelle Lin, asisten profesor neurologi di Mayo Clinic di Jacksonville.

Lin mendorong penderita retinopati untuk berkonsultasi dengan dokter mereka guna mengendalikan faktor risiko penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan penyakit jantung. 

Penelitian ini akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Stroke Association yang diadakan pada tanggal 17-19 Maret. Studi yang dilaporkan pada pertemuan umumnya dianggap pendahuluan sampai diterbitkan dalam jurnal peer-review.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

El Ibnu Sempat Depresi Usai Ibunya Meninggal Dunia

El Ibnu Sempat Depresi Usai Ibunya Meninggal Dunia

Entertainment | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:04 WIB

Pola Makan Tinggi Nabati Turunkan Risiko Stroke hingga 10 Persen

Pola Makan Tinggi Nabati Turunkan Risiko Stroke hingga 10 Persen

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 17:00 WIB

Studi: Sering Bertemu Teman Bantu Turunkan Risiko Demensia pada Lansia!

Studi: Sering Bertemu Teman Bantu Turunkan Risiko Demensia pada Lansia!

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB