Studi Sebut Selain Paru-Paru, Virus Corona Juga Bersarang di Mulut

Rabu, 31 Maret 2021 | 14:43 WIB
Studi Sebut Selain Paru-Paru, Virus Corona Juga Bersarang di Mulut
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Telah diketahui sebelumnya bahwa virus corona menginfeksi saluran udara dan paru-paru bagian atas, sistem pencernaan, pembuluh darah, dan ginjal. Namun penelitian baru menunjukkan bahwa virus ini juga menginfeksi area mulut.

Melansir dari Medicinenet, bukti dari virus di area mulut adalah munculnya gejala termasuk kehilangan rasa, mulut kering, dan melepuh. Seiring dengan menjelaskan gejala-gejala tersebut, temuan baru menunjukkan bahwa mulut berperan dalam menularkan virus corona ke paru-paru atau sistem pencernaan melalui air liur yang mengandung virus corona dari sel-sel yang terinfeksi di dalam mulut.

"Ketika air liur yang terinfeksi ditelan atau partikel kecil dihirup, kami pikir itu berpotensi menularkan SARS-CoV-2 lebih jauh ke tenggorokan kita, paru-paru kita atau bahkan usus kita," kata pemimpin studi Kevin Byrd, peneliti di American Dental Association Science and Research Institute. Dia adalah asisten profesor di School of Dentistry di University of North Carolina di Chapel Hill.

Mempelajari lebih lanjut tentang infeksi virus corona di mulut dapat mengarah pada cara-cara baru untuk mengurangi penularan virus di dalam dan di luar tubuh. Penelitian ini telah diterbitkan pada 25 Maret di jurnal Nature Medicine.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti menganalisis jaringan mulut dari pasien Covid-19 yang telah meninggal serta puluhan relawan dengan Covid-19 ringan atau tanpa gejala.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Dengan mengungkapkan peran yang berpotensi kurang dihargai untuk rongga mulut pada infeksi SARS-CoV-2, penelitian kami dapat membuka jalan investigasi baru yang mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang jalannya infeksi dan penyakit," ujar Co-leader studi Blake Warner, asisten penyelidik klinis dan kepala unit gangguan saliva di NIDCR.

Studi ini adalah penelitian kecil, jadi penelitian lebih lanjut dalam kelompok pasien yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan dan menunjukkan dengan tepat bagaimana mulut terlibat dalam infeksi dan penularan SARS-CoV-2 di dalam dan di luar tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI