Penyintas yang Menderita Long Covid Merasa Lebih Baik setelah Vaksin

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 05 April 2021 | 11:05 WIB
Penyintas yang Menderita Long Covid Merasa Lebih Baik setelah Vaksin
Ilustrasi gejala long Covid (Shutterstock)

Suara.com - Hingga kini banyak penyintas infeksi virus corona mengalami gejala long Covid, seperti sesak napas, detak jantung tidak teratur, kemampuan kognitif berkurang hingga kekelahan patologis.

Tapi ternyata gejala yang hanya diderita setelah seseorang sembuh dari Covid-19 ini dapat berkurang dengan vaksin.

Salah seorang penyintas, Jessamyn Smyth, mengalami gejala long Covid tersebut selama berbulan-bulan. Setelah mendapat vaksin Pfizer, detak jantung istirahatnya mulai kembali normal dan merasa kondisinya jauh lebih baik.

"Kulit saya berbeda. Otak saya berbeda. Saya mulai merasa seperti diri saya sendiri untuk pertama kalinya dalam setahun," kata Smyth, dilansir CNN.

Penyintas lainnya, Judy Dodd, pun merasa kondisinya jauh lebih baik setelah vaksinasi. Perkiraannya, ia telah kembali 90% dari apa yang ia rasakan sebelum sakit.

Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

"Setelah vaksin kedua, keesokan harinya saya mengalami demam tinggi, kelelahan dan sakit kepala parah selama beberapa hari. Dan kemudian saya bangun di Minggu pagi, hari keempat, dan saya merasa hebat, sikap saya berubah. Saya punya energi sekarang. Sesak napas, sakit kepala, dan, terutama rasa lelah sudah hilang," tuturnya.

National Institutes of Health AS mengatakan jika sini benar terjadi dan banyak orang mengalaminya, vaksin Covid-19 bisa menjadi game changer atau pengubah keadaan para penyintas.

Namun, para ahli belum yakin penyebabnya secara sains dan berapa lama kondisi membaik ini akan bertahan.

Sejauh ini, studi formal berskala besar tentang pemulihan vaksin masih terbatas.

Ada satu studi observasional baru-baru ini di Inggris yang tersedia dalam bentuk pracetak karena belum ditinjau sejawat (peer-review).

Studi tersebut membandingkan bagaimana keadaan penyintas Covid-19 yang dulunya dirawat di rumah sakit setelah mendapat vaksin dengan yang tidak divaksinasi.

Sekitar 23% dari mereka yang divaksinasi melaporkan mengalami keadaan yang membaik, sementara 15% dari peserta yang tidak divaksinasi juga mengatakan hal yang sama.

Studi itu memiliki ukuran sampel kecil yaitu 44 pasien, dan meskipun signifikan secara statistik, porsi yang meningkat tidak terlalu besar.

Karenanya, konsultan kesehatan digital di Inggris Maneesh Juneja mengatakan perlu adanya pengakuan dan penelitian tentang long Covid.

"Kami membutuhkan penelitian yang lebih komprehensif untuk benar-benar memahami apa dampak vaksin terhadap pasien long Covid," tandas Juneja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Videografis: Kenali Gejala-gelaja Long Covid-19

Videografis: Kenali Gejala-gelaja Long Covid-19

Video | Rabu, 31 Maret 2021 | 20:25 WIB

Deteksi Long Covid-19, Adakah Tes yang Harus Dilakukan?

Deteksi Long Covid-19, Adakah Tes yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 12:03 WIB

Vaksinasi Bisa Mengurangi Gejala Long Covid-19, Benarkah?

Vaksinasi Bisa Mengurangi Gejala Long Covid-19, Benarkah?

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB