Mantap! Amerika Serikat Vaksinasi 4 Juta Orang Dalam Satu Hari

Senin, 05 April 2021 | 18:31 WIB
Mantap! Amerika Serikat Vaksinasi 4 Juta Orang Dalam Satu Hari
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Amerika Serikat bisa menjadi percontohan bagi negara-negara yang tengah melakukan program vaksinasi virus Corona nasional, termasuk Indonesia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkap, lebih dari 4 juta dosis vaksin diberikan dalam 24 jam terakhir di AS. Pencapaian ini menjadi rekor baru karena meningkatkan rata-rata penyuntikkan dosis selama sepekan terakhir menjadi 3 juta dosis perhari.

Direktur data COVID-19 di Gedung Putih, Dr. Cyrus Shahpar, mengungkap rekor tersebut lewat twit-nya pada Sabtu lalu.

"Wow, laporan ini menjadi rekor. 4,08 juta dosis diberikan secara total kemarin," tulisnya.

Selain itu, menurut kepala penasihat medis Presiden Joe Biden, Dr. Anthony Fauci, jika masyarakat terus memakai masker dan menghindari kerumunan, dapat melancarkan program vaksinasi lebih cepat, sehingga kehidupan di AS akan kembali normal seperti semula.

Tingkat penularan virus di AS juga turun cukup signifikan, sehingga CDC akan merilis pedoman yang direvisi terkait vaksinasi yang aman bagi masyarakat AS.

"Empat juta orang dan tiga juga orang yang divaksin setiap hari, semakin dekat dengan kehidupan normal. Vaksinasi di negara ini akan mengatasi lonjakan virus, sehingga tidak ada lagi keraguan untuk vaksinasi," ungkap Dr. Fauci.

Hampir 109 hari sejak pertama kalinya vaksin COVID-19 disuntikkan di AS, dan 104 juta orang telah menerima satu dosis. Lebih dari 59 juta orang telah menerima dosis penuh.

Namun, menurut data yang diterbitkan Sabtu lalu, lebih dari 161 juta dosis telah diberikan di negara AS.

Baca Juga: Menkes: Laju Vaksinasi Melambat karena Keterbatasan Suplai Vaksin

Angka 4 juta ini dilaporkan sejak hari Jumat, bersamaan dengan 3 juta lebih dosis per harinya. Selain itu, orang yang terinfeksi COVID-19 mencapai lebih dari 30,6 juta orang, diikuti angka kematian sebesar 554.522 orang.

Hal ini menjadi peringatan untuk terus menggenjot vaksinasi, sebelum lonjakan penularan terjadi lagi.

Jumat lalu, CDC melaporkan bahwa orang yang telah divaksinasi penuh memiliki risiko rendah saat melakukan perjalanan jauh. Badan tersebut mengatakan, selama menggunakan masker setelah vaksinasi, melakukan perjalanan jauh tidak akan di tes COVID-19 maupun di karantina.

"Karena itu, Anda akan banyak melihat keuntungan dari vaksinasi ini," ungkap Dr. Fauci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI