Jaga Kualitas Tidur selama Bulan Ramadan, Ikuti Tips Ini!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 08 April 2021 | 16:28 WIB
Jaga Kualitas Tidur selama Bulan Ramadan, Ikuti Tips Ini!
Ilustrasi Tidur Cukup. (Shutterstock)

Suara.com - Selama bulan Ramadan, umat muslim akan mengalami banyak perubahan. Mulai dari waktu tidur, hingga kebiasaan dan waktu makan. Namun, ahli mengingatkan agar hal itu tidak mengganggu siklus tidur.

"Menganggu siklus tidur dapat berdampak pada kesehatan kita. Ini mengubah sistem kekebalan dan memengaruhi sekresi hormon," kata Hady Jerdak, spesialis penyakit dalam, penyakit paru, gangguan tidur di Medcare Hospital, Dubai.

Hal ini akan menyebabkan beberapa gejala, seperti sakit kepala, kurang konsenstrasi, kelelahan, cemas, hingga stres.

"Orang dewasa biasanya tidur tujuh hingga sembilan jam per hari dan remaja membutuhkan lebih banyak," sambungnya, dilansir dari Khaleej Times.

Kualitas tidur yang baik terdiri dari empat hingga lima siklus tidur, dimana setiap siklus memiliki 40% tidur dangkal, 40% tidur nyenyak, dan 20 fase gerakan mata cepat (REM) atau fase mimpi.

Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)
Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)

"Biasanya kita tidur lebih nyenyak di awal malam dan lebih banyak bermimpi di penghujung malam. Selama Ramadhan, kita dihadapkan pada terganggunya siklus tidur normal karena kita harus bangun pagi untuk sahur dan tidur larut malam akibat makan berlebih saat tidur," imbuh Jerdak.

Berikut tips untuk memastikan kualitas tidur tetap baik:

  • Jadwalkan waktu solat atau ibadah lain, dan rutin lakukan pada jam tersebut.
  • Sempatkan waktu untuk tidur siang selama 20 menit. Power nap atau tidur siang singkat kurang dari 30 menit memiliki manfaat, seperti lebih waspada, meningkatkan pembelajaran dan memori.
  • Pastikan lingkungan tidur tenang dan gelap untuk mendapatkan kualitas tidur tanpa faktor yang mengganggu.
  • Jauhi gadget satu jam sebelum tidur.
  • Jangan konsumsi makanan berat, kaya kalori dan gula saat buka pauasa, karena bisa memengaruhi kualitas tidur. Selain itu, hindari makanan pedas dan gorengan.
  • Tidur dengan tujuan agar kita tetap terjaga setelah sahur bermanfaat karena tidur setelah makan berat tidak menyehatkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putri Tidur di Banjarmasin Sempat Dirawat di RS, Ayahnya: Sempat Kejang

Putri Tidur di Banjarmasin Sempat Dirawat di RS, Ayahnya: Sempat Kejang

Kaltim | Rabu, 07 April 2021 | 15:39 WIB

Misteri Ni Komang Ayu Ardani Hilang di Ubud, Keluarga: Raganya Masih Tidur

Misteri Ni Komang Ayu Ardani Hilang di Ubud, Keluarga: Raganya Masih Tidur

Bali | Rabu, 07 April 2021 | 15:21 WIB

Viral Pria Berkaus Liverpool Tidur di Mobil Bikin Macet Lalu Lintas

Viral Pria Berkaus Liverpool Tidur di Mobil Bikin Macet Lalu Lintas

Jogja | Rabu, 07 April 2021 | 14:08 WIB

Terkini

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

×