facebook

Sakit Gatal Menahun, Akhirnya Wanita Ini Sembuh Setelah Gunakan Ganja

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Sakit Gatal Menahun, Akhirnya Wanita Ini Sembuh Setelah Gunakan Ganja
Ilustrasi kulit gatal (Shutterstock)

Padahal, segala macam pengobatan medis sudah dilakukannya. Tetapi tidak ada yang mempan mengobati gatalnya.

Suara.com - Seorang wanita mengidap gatal kronis akhirnya sembuh setelah dokter menyarankan menggunakan ganja. Padahal, wanita ini sudah mencoba segala jenis pengobatan, dari steroid hingga terapi cahaya, yang sama sekali tidak mempan.

Wanita ini didiagnosis dengan pruritus kronis selama sepuluh tahun. Ini adalah kondisi yang mengacu pada rasa gatal berlangsung lebih dari enam minggu.

Gejalanya dapat dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk eksim, hipertiroidisme, dan gangguan saraf tertentu, lapor Live Science.

Dalam kasus sang wanita ini, pruritusnya berasal dari penyakit saluran empedu hati yang disebut kolangitis sklerosis primer (PSC).

Baca Juga: Jaringan Narkotika Dibongkar, Pernah Bawa 800 Kg Ganja ke Palembang

Karena kondisi ini, wanita tersebut juga mengembangkan lichen amyloidosis atau munculnya benjolan berwarna gelap dan gatal di kulit, terkadang menyatu menjadi plak tebal. Sang wanita juga memiliki plak, disertai dengan rasa gatal ekstrim.

Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)
Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)

Kolangitis sklerosis primernya dapat dikendalikan dengan obat-obatan dan tetap stabil dari waktu ke waktu, tetapi rasa gatalnya tidak kunjung membaik.

Dokter sudah meresepkan daftar perawatan, termasuk penggunaan kortikosteoid oral dan topikal hingga fototerapi. Ketika semua perawatan ini terbukti tidak berhasil, dokter beralih ke ganja medis.

Berdasarkan studi yang terbit di jurnal JAMA menunjukkan perawatan cannabinoid topikal dan sintetis dapat memberikan setidaknya sedikit kelegaan dari rasa gatal.

Penelitian lain yang terbit di Journal of American Academy of Dermatology terhadap hewan dan sel juga mengisyaratkan hasil yang sama.

Baca Juga: Nico, Terdakwa Kasus 192 Kg Ganja Lolos dari Hukuman Mati, JPU Banding

Akhirnya, dokter merekomendasikan sang wanita menggunakan ganja dua malam dalam seminggu, baik dengan merokok atau dalam bentuk tingtur (obat tetes), yakni meletakkan ekstrak ganja cair di bawah lidah.

Komentar