Anak Sering Mendengkur? Waspada Bisa Jadi Tanda Penyakit

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 15 April 2021 | 11:45 WIB
Anak Sering Mendengkur? Waspada Bisa Jadi Tanda Penyakit
Ilustrasi anak tidur ngorok. (Shutterstock)

Suara.com - Mendengkur merupakan kebiasaan umum pad orang dewasa. Namun, anak yang tidur mendengkur beberapa kali dalam seminggu bisa jadi diebabkan kondisi kesehatan tertentu. Hal ini dinyatakan dalam studi yang diterbitkan pada jurnal Nature Communications.

Melansir dari Huffpost, studi tersebut menemukan hubungan antara seringnya mendengkur dan perubahan struktural otak pada anak-anak. Kondisi ini juga terkait dengan masalah perilaku seperti hiperaktif dan kurang perhatian.

Para peneliti melihat data dari citra otak MRI lebih dari 10.000 anak usia 9 hingga 10 tahun di Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa anak-anak yang biasanya mendengkur (tiga kali atau lebih per minggu) memiliki materi abu-abu yang lebih tipis di beberapa area otak mereka, termasuk pada bagian yang membantu mengatur penalaran dan kontrol impuls.

"Ini adalah bagian otak yang bertanggung jawab untuk pengaturan perilaku, berfungsi untuk pemeliharaan perhatian dan apa yang kita sebut fleksibilitas kognitif yang pada dasarnya adalah pengaturan perilaku seseorang," kata peneliti studi Dr. Amal Isaiah, seorang profesor otorhinolaryngology di University of Maryland School of Medicine.

Sering mendengkur juga cenderung menunjukkan peningkatan keparahan masalah perilaku. "Saya tidak bisa mengatakan ada sebab dan akibat di sini," kata Isaiah.

"Tapi dari perspektif biologis, jika Anda berpikir tentang mendengkur itu berarti udara tidak mengalir dengan bebas. Itu bisa berarti bahwa anak-anak sering terbangun atau itu bisa benar-benar mengubah cara darah anak-anak membawa oksigen ke otak , sehingg otak tak mendapatkan cukup oksigen," imbuhnya. 

Perkiraan menunjukkan bahwa hampir 30 persen anak-anak mendengkur kecil dan sesekali, sementara antara 10 persen hingga 12 persen anak-anak mengalami mendengkur primeratau mendengkur yang terjadi lebih dari dua malam per minggu, dan sering terjadi sepanjang malam.

Ilustrasi anak tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi anak tidur. (Shutterstock)

"Penemuan baru ini bukan yang pertama mengaitkan dengkuran dengan perubahan otak dan potensi masalah perilaku pada anak-anak, tetapi ini adalah studi terbesar hingga saat ini untuk mengkonfirmasi hubungannya," kata Isaiah.

Dia mencatat bahwa temuan tersebut memperkuat pedoman dari American Academy of Pediatrics bahwa orang tua harus menganggap serius anak-anak yang mendengkur. "Anda tidak perlu panik dan langsung melakukan pengobatan sekarang, tetapi katakan pada dokter anak (tentang anak mendengkur)," kata Isaiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Perlu Tahu, Ini Manfaat Menakjubkan Yogurt bagi Kesehatan Anak

Orangtua Perlu Tahu, Ini Manfaat Menakjubkan Yogurt bagi Kesehatan Anak

Press Release | Rabu, 07 April 2021 | 17:03 WIB

Viral Pijat Bayi Badan Digoncang Sampai Dilempar-lempar, Publik Istighfar

Viral Pijat Bayi Badan Digoncang Sampai Dilempar-lempar, Publik Istighfar

Hits | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:45 WIB

Studi: Lebih Banyak Gerak di Masa Kanak-Kanak Cegah Peradangan Ringan

Studi: Lebih Banyak Gerak di Masa Kanak-Kanak Cegah Peradangan Ringan

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB