VCO Berpotensi Ringankan Covid-19, Simak Paparan Studi Berikut

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Kamis, 15 April 2021 | 17:00 WIB
VCO Berpotensi Ringankan Covid-19, Simak Paparan Studi Berikut
Ilustrasi minyak kelapa. (Shutterstock)

Suara.com - Virgin Coconut Oil (VCO) memang sering kali disebutkan sebagai salah satu minyak yang sehat. Namun siapa sangka jika penelitian terbaru menunjukkan bahwa VCO mungkin bisa membantu pasien Covid-19.

"VCO merupakan medium-chain fatty acids (MCFA), mengandung asam laurat yang diubah menjadi monogliseridan monolaurin uamh dapat menghancurkan membran lipid pada virus, bakteri, dan jamur," ujar dr. Ika Trisnawati, M.Sc., Sp.PD-KP., FINASIM dari RSUP Dr. Sardjito dalam Webinar Uji Klinis dan Penanganan Covid 19 : Perkembangan Terbaru dalam Penggunaan Bahan Alam/Herbal sebagai Terapi Adjuvan Covid-19 pada Kamis (15/4/2021).

Menurut dokter Ika, monolaurin adalah monogliserida yang memiliki efek antiviral, atibakteri, dan antiprorozoa dengan mengjancurkan membran lipid virus. Ini telah terbukti pada virus HIV, herpes, cytomegalovirus, influenza, listeria monocytogenes dan helicobacter pyloru, serta giardia lamblia.

Dokter Ika penyatakan bahwa ada tiga mekanisme asam laurat dan monolaurin dalam emnurunkan inefektivitas virus. "Pertama disintegrasi membran virus, jadi merusak lipid membran virus. Ini sudah diuji sejak tahun 1979, rata-rata untuk hasil uji tersebut bahwa monolaurin bisa infektivitas baik virus RNA maupun DNA pada kultur sampai 99,9 persen," ujar dokter Ika.

"Mekanisme yang kedua adalah menghambat tahap pematangan akhir replikasi virus, jadi di sini ada uji yang dilakukan pada pasien dengan Virus Demam Berdarah Argentina (JUNV)," imbuhnya.

Menurutnya, virus JUNV mirip dengan SARS CoV-2 yang memiliki kapsul glikoprotein dengan lipid berlayer.

"Ketiga, mencegah ikatan protein virus ke membran sel host, di sini dalam penelitian sebelumnya melihat bahwa asam laurat dapat mencegah protein virus ke membran sel," kata dokter Ika.

Ilustrasi minyak kelapa. (pixabay.com/@moho01)
Ilustrasi minyak kelapa. (pixabay.com/@moho01)

Dokter Ika menegaskan bahwa penelitian yang sudah banyak tersedia menguji VCO dengan virus lain, masih sedikit yang secara langsung menguji dengan Covid-19. Ia dan penelti lainnya kemudian mulai menguji kebermanfaatan VCO pada pasien Covid-19 di empat rumah sakit di Yogyakarta.

Penelitian tersbeut berjudul, Uji Klinik VCO untuk Terapi Adjuvan Covid-19 yang masih berlangsung. Hasil penelitan menunjukkan ahwa VCO dapat menurunkan marker inflamasi pada penderita Covid-19 seingga diharapkan dapat mencegah penyakir parah.

baca juga

Meski begitu, ia menyatakan bahwa masih diperlukan studi lanjutan yang lebih besar.

"Saran saya ada uji klinis lanjutan untuk penelitian yang lebih lanjut terutama dengan mereka yang bergejala berat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembubaran Kemenristek Diklaim Tak Ganggu Pengembangan Vaksin Merah Putih

Pembubaran Kemenristek Diklaim Tak Ganggu Pengembangan Vaksin Merah Putih

News | Kamis, 15 April 2021 | 15:30 WIB

Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika

Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika

Jawa Tengah | Kamis, 15 April 2021 | 15:28 WIB

Studi Baru: Satu Kali Suntikan Vaksin AstraZeneca Lebih Efektif dari Pfizer

Studi Baru: Satu Kali Suntikan Vaksin AstraZeneca Lebih Efektif dari Pfizer

Health | Kamis, 15 April 2021 | 15:34 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB