Laju Penularan Covid-19 Melandai, Ketua IDI: Saatnya Nakes Relaksasi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 23 April 2021 | 07:07 WIB
Laju Penularan Covid-19 Melandai, Ketua IDI: Saatnya Nakes Relaksasi
Nakes di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Laju penularan Covid-19 di Indonesia tengah melandai sejak bulan lalu. Kondisi itu dinilai juga menjadi kabar baik bagi para tenaga kesehatan atau nakes.

Ketua Umum Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Adib Khumaidi, Sp. OT mengatakan bahwa kondisi kasus yang melandai bagaikan masa relaksasi bagi para nakes.

"Saya selalu sampaikan ke teman-teman, mungkin saat ini adalah saatnya relaksasi. Tapi bukan berarti kita akan selesai. Relaksasi itu karena kita ingin menjaga kondisi kesehatan mental para tenaga medis dan tenaga kesehatan," kata dokter Adib kepada suara.com, saat ditemui di Sekretariat PB IDI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Dokter Adib menambahkan, dengan adanya relaksasi tersebut, diharapkan jikalau terjadi lonjakan kasus yang tak terduga, para nakes sudah siap secara mental dan fisik. Meski begitu, menurutnya, pelandaian kasus tidak terjadi secara merata di seluruh daerah.

"Laporan yang kita dapatkan di beberapa daerah ada juga yang melaporkan kasus mulai meningkat. Jadi ini kalau umpamanya buat teman-teman tenaga medis dan kesehatan di wilayah yang sudah melandai, maka lakukan upaya relaksasi untuk menjaga psikis dan fisik sebagai ketahanan mental untuk menyiapkan peningkatan kasus," ujarnya.

Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah pelandaian angka penularan virus Corona timbul karena beberapa masyarakat banyak yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Namun, diakui dokter Adib, bahwa sejak Januari, jumlah nakes yang meninggal akibat Covid-19 terus berkurang.

"Kami sedang melakukan penelitian juga di dokter. Karena di dokter ini angka kesakitan, kematian memang di bulan Februari Maret cenderung turun. Tapi apakah itu karena vaksinasi, kita belum bisa katakan dan masih butuh data yang lebih lanjut," ucapnya.

Ia menginformasikan bahwa pada Desember 2020, angka kematian dokter mencapai 55 orang. Naik sedikit pada Januari 2021 menjadi 59 orang. Kemudian berkurang setengahnya pada Februari 2021. Dan Maret tercatat 17 dokter meninggal.

"Kita harapkan bisa mencapai angka nol untuk kematian dokter. Tapi apakah itu karena program vaksinasi kita masih mencari data dan saya kira di masyarakat pun demikian," ujar dokter Adib.

Ia mengingatkan kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 bukan berarti sudah terbebas dari ancaman paparan virus Corona. Paling tidak untuk meminimalkan risiko tertular atau menularkan, dokter Adib menekankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Ingin Mudik Berkendaraan? Satgas Covid-19 Melakukan Revisi Aturan

Tetap Ingin Mudik Berkendaraan? Satgas Covid-19 Melakukan Revisi Aturan

Otomotif | Kamis, 22 April 2021 | 12:01 WIB

Viral Pemuda Bikin Onar Hingga Maki Nakes, Ini Respon Manajemen RSA UGM

Viral Pemuda Bikin Onar Hingga Maki Nakes, Ini Respon Manajemen RSA UGM

Jogja | Kamis, 22 April 2021 | 12:00 WIB

Perawat Kegirangan Pamer Insentif dari Kemenkes, Aksinya Tuai Pro Kontra

Perawat Kegirangan Pamer Insentif dari Kemenkes, Aksinya Tuai Pro Kontra

Hits | Rabu, 21 April 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB