Awas! Obesitas Bisa Jadi Fase Awal Munculnya Diabetes Tipe 2

Kamis, 29 April 2021 | 17:50 WIB
Awas! Obesitas Bisa Jadi Fase Awal Munculnya Diabetes Tipe 2
Ilustrasi obesitas. (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Secara ilmu kedokteran, penyakit diabetes sebenarnya dibagi menjadi empat tipe. Yakni tipe 1, tipe 2, diabetes gestasional, dan tipe lainnya.

Namun dari jumlah pasien secara global tercatat lebih dari 90 persen mengalami diabetes tipe 2 atau diabetes melitus. 

Dokter spesialis penyakit dalam prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD., mengatakan bahwa penyakit diabetes tipe 2 umumnya disebabkan karena gaya hidup kurang sehat dan menyebabkan obesitas

"Jadi sebetulnya diabetes tipe 2 itu bisa dicegah atau dihindari," kata dr. Suastika dalam webinar daring bersama Klikdokter, Kamis (29/4/2021).

Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Ia memaparkan bahwa perjalanan diabetes tipe 2 dimulai jika seseorang mengalami obesitas. Saat itu mungkin saja gula darah masih normal. Yakni, di bawah 100 saat gula darah puasa atau belum makan  selama 12 jam. Kemudian gula darah setelah makan di bawah 140.

"Tapi kalau ini dibiarkan tidak diintervensi dengan baik, dia masuk ke fase prediabetes atau sindrom metabolik. Gula darah mulai naik sedikit. Di samping itu fase pre diabetes ini biasanya tidak hanya gula darah yang meningkat, tapi juga disertai tekanan darah yang meningkat kemudian disertai peningkatan lemak darah," jelasnya. 

Peningkatan gula darah, tekanan darah, dan lemak darah itu yang beresiko menyebabkan kondisi penyakit komplikasi sebelum seseorang benar-benar sakit diabetes melitus. Jika pada kondisi itu, gula darah juga berat badan tidak dikendalikan dengan baik, dr. Suastika mengatakan, maka orang tersebut akan memasuki fase diabetes tipe 2.

"Di sini biasanya gula darah sudah mulai naik. Gula darah puasa di atas 126 kemudian setelah makan diatas 200. Dan komplikasi diabetes ini akan cenderung terjadi meningkat tajam dibandingkan dengan prediabetes," ucapnya.

Ada dua kemungkinan komplikasi yang bisa dialami pasien diabetes. Yakni, makrovaskuler atau kelainan pada pembuluh darah besar. Atau juga kelainan pembuluh darah kecil disebut juga mikrovaskuler.

Baca Juga: Bubuk Kakao Bisa Jadi Obat Penderita Kerusakan Hati akibat Obesitas

"Makrovaskuler misalnya stroke kemudian ada penyakit jantung, pembuluh darah kaki. Sedangkan mikrovaskuler misalnya penyakit ginjal, jadi gagal ginjal, kelainan mata, misalnya retinopati jadi kebutaan pada mata," kata dr. Suastika.

Agar hal tersebut tidak terjadi, pencegahan harus dilakukan sejak awal sebelum seseorang memasuki tahap prediabetes. Dokter Suastika menyarankan agar seseorang yang sudah kelebihan berat badan sebaiknya mulai pola hidup sehat dan bergerak aktif untuk menurunkan berat badan.

"Tentu masalah nutrisi tentang diet ini penting sekali. Diet yang sehat itu seperti apa, supaya bisa memilih makanan yang sehat. Ketiga adalah aktivitas fisik yang memadai, jadi olahraga fisik apapun yang dikerjakan oleh masyarakat supaya bisa  mencegah terjadinya obesitas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI