Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 15:54 WIB
Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 mulai bermunculan dan menyebabkan kekhawatiran. Para peneliti menemukan satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech memberikan perlindungan yang tidak memadai terhadap varian baru virus Covid-19.

Berdasarkan temuan itu, mereka menyarankan semua orang untuk segera mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19 yang lebih luas. Apalagi, sekarang ini muncul varian baru virus corona India (B1617) yang sedang mengkhawatirkan.

"Semua orang masih rentan terhadap varian baru virus corona Covid-19 walaupun sudah suntik vaksin Covid-19 satu kali," kata Danny Altmann, seorang profesor imunologi di Imperial College London dikutip dari Express.

Dr Altmann mengatakan temuan ini sangat menonjol di Inggris, di mana kebanyakan orang hanya mendapatkan satu kali suntikan vaksin Covid-19. Selain itu, ia juga mengingatkan semua orang untuk waspada karena orang lain di sekitar kita juga mungkin lebih rentan terinfeksi varian baru virus corona tersebut.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan pun memantau 731 pekerja perawatan kesehatan Inggris selama beberapa bulan tahun 2020 lalu. Sekitar setengah dari para pekerja perawatan kesehatan dalam kelompok studi telah tertular virus corona Covid-19 selama gelombang pertama pandemi dan sisanya belum pernah.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Studi tersebut menemukan bahwa orang yang pernah mengalami infeksi virus corona ringan atau tanpa gejala memiliki respons kekebalan jauh lebih tinggi, terutama setelah satu kali suntikan vaksin Pfizer.

Penelitian mencatat respons kekebalan ini sangat kuat bila dibandingkan dengan orang yang alami gejala parah ketika terinfeksi. Kekebalan ini juga memberikan perlindungan yang baik terhadap varian baru virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris dan Afrika Selatan.

Namun, kelompok sukarelawan yang belum pernah terinfeksi Covid-19 menunjukkan tanggapan kekebalan yang jauh lebih lemah terhadap varian baru setelah satu dosis.

Studi tersebut menunjukkan bahwa tingkat antibodi penawar mereka 11 hingga 25 kali lipat lebih rendah terhadap varian B117 dibandingkan dengan versi asli virus, "mengakibatkan sebagian besar individu jatuh di bawah ambang batas perlindungan."

Tim peneliti mengatakan temuan mereka juga kemungkinan berlaku untuk varian lain yang beredar, seperti P1, yang pertama kali terdeteksi dan Brasil, serta varian B1617 dan B1618, yang pertama kali dikaitkan dengan India.

"Berdasarkan pengukuran parameter kekebalan kami, satu kali suntikan vaksin Pfizer ini sangat lemah terhadap varian baru virus corona. Tapi, respons kekebalan yang lemah ini tetap membawa efek positif ," jelas peneliti.

Terlepas dari temuan ini, para peneliti telah mengingatkan bahwa suntikan vaksin Covid-19 itu tetaplah manjur. Tetapi, masyarakat harus berhati-hati tentang tingkat perlindungan yang ditawarkan oleh satu kali suntikan vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Lindungi Ibu Hamil dan Bayinya

Studi: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Lindungi Ibu Hamil dan Bayinya

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:23 WIB

FDA Siap Izinkan Vaksin Pfizer Diberikan Pada Remaja, Ini Alasannya

FDA Siap Izinkan Vaksin Pfizer Diberikan Pada Remaja, Ini Alasannya

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 12:03 WIB

Pfizer Minta India Percepat Izin Vaksin Covid-19 Buatannya

Pfizer Minta India Percepat Izin Vaksin Covid-19 Buatannya

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 03:30 WIB

Terkini

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB