alexametrics

Studi: Besarnya Hidung dan Ukuran Penis saat Ereksi Saling Berkaitan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Studi: Besarnya Hidung dan Ukuran Penis saat Ereksi Saling Berkaitan
Ilustrasi hidung. (Shutterstock)

Sebuah penelitian menemukan bahwa besarnya hidung pengaruhi ukuran penis pria ketika ereksi.

Suara.com - Banyak orang belum tahu kalau ukuran hidung bisa menggambarkan ukuran besarnya penis pria. Sebuah Penelitian mengungkapkan pria yang memiliki hidung besar terbukti juga memiliki ukuran penis yang lebih besar.

Para peneliti juga menemukan bahwa pria yang memiliki hidung mancung juga memiliki ukuran penis yang panjangnya sekitar 13 cm. Ukuran penis pria berhidung mancung ini tergolong lebih Panjang dibandingkan pria dengan hidung lebih kecil atau pesek, yang Panjang penisnya sekitar 10 cm ketika ereksi.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Basic and Clinical Andrology, ini menganalisis 126 pria yang sudah meninggal dalam waktu tiga hari setelah kematiannya untuk mengukur sejumlah bagian tubuhnya.

Para peneliti yang melakukan penelitian ini juga memperhitungkan tinggi dan berat badan para jenazah pria. Selain itu, para peneliti juga mengukur panjang penis mereka ketika tidak ereksi, lingkar alat kelamin, dan berat buah zakarnya.

Baca Juga: Usai Vaksin Covid-19, Ratusan Orang Tertular Virus Corona dan Rawat Inap

"Fakta mengungkapkan ukuran hidung berkaitan dengan ukuran besar dan panjang penis ketika ereksi. Artinya, ukuran penis tidak ditentukan dari usia, tinggi atau berat badannya," kata peneliti dari Kyoto Prefectural University of Medicine dikutip dari Daily Star.

Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)
Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)

Para peneliti menambahkan bahwa cara paling akurat untuk mengukur panjang penis ketika ereksi dengan meletakkan tubuh dan menarik penis yang sedang tidak ereksi itu sepanjang mungkin. Metode pengukuran ini dikenal sebagai panjang penis yang direnggangkan ( SPL).

Hasil analisis para peneliti pun menunjukkan bahwa panjang penis dan ukuran hidung saling berkaitan. Tapi, tim peneliti belum menemukan alasan mengapa keduanya saling berkaitan.

"Meskipun hasil analisis ini tidak berguna untuk tujuan forensic, tapi memahami proses pertumbuhan penis dan fitur wajah sangat penting untuk memperkirakan tingkat androgen janin dan fungsi genital pria," jelas peneliti.

Studi mengenai ukuran penis dan hidung ini pun menjadi yang pertama kalinya. Namun, studi ini hanya terbatas pada pria yang sudah meninggal karena itu masih belum jelas dan butuh penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Benarkah Varian Virus Corona India Kebal Vaksin Covid-19? Simak Kata Ahli!

Komentar