Hari Lupus Sedunia: 90 Persen Penderitanya Merupakan Perempuan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 11 Mei 2021 | 04:45 WIB
Hari Lupus Sedunia: 90 Persen Penderitanya Merupakan Perempuan
Penyakit lupus. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah pasien lupus di Indonesia meningkat, terutama pada kelompok anak-anak. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Yogyakarta dr. Sumadiono, Sp.A (K) mengatakan, setidaknya ada 150-200 jumlah pasien lupus usia anak.

"Pasien lupus makin lama, makin banyak. Dulu kita tidak terlalu banyak mengenal pasien anak-anak, itu sedikit sekarang justru jadi dominan," kata dr. Sumadiono dalam webinar Gathering Nasional Hari Lupus Dunia 2021, Senin (10/5/2021) kemarin.

Ia melanjutkan, jumlah pasien lupus dewasa ada sekitar 300-350 orang, di mana perbandingannya lebih banyak pasien perempuan daripada laki-laki.

"Pasien laki-laki itu 10 persen, sedangkan pasien perempuan 90 persen. Sedangkan pada anak 85 persen perempuan, 15 persen laki-laki. Kita tidak tahu kenapa lebih banyak perempuan," ucapnya.

Lupus disebut juga dengan penyakit seribu wajah. Hal itu lantaran tidak mudah bagi tenaga medis menegakan diagnosa lupus pada pasien. Sebab, lupus bisa menyerang banyak organ sehingga kerap kali mengaburkan diagnosa.

"Bisa ke jantung, bisa ke paru, ginjal, tulang, bisa ke kulit yang paling sering. Bisa juga ke mata, bisa ke gangguan psikologis apabila ada suatu gejala butterfly seperti kupu-kupu, ini lupus. Tapi itu tidak selalu terjadi. Bila itu (gejala) tidak ada, maka bisa salah kamar," paparnya.

Gejala yang ditimbul akibat lupus juga bisa mirip dengan gejala dari penyakit lain. Dokter Sumadiono mencontohkan, munculnya bercak kemerahan pada kulit bisa menjadi gejala lupus, tetapi sering kali disalahartikan jadi hanya gejala eksim. Ada juga gangguna kejiwaan, yang kerap dianggap pengaruh dari stres.

Meski demikian, ia juga menegaskan, tidak bisa setiap gejala dihubungkan dengan lupus. Ada sebelas kriteria ari gejala utama lupus. Jika seseorang mengalami minimal empat gejala di antaranya, patut dicurigai mengalami sakit lupus.

"Jadi betapa sulitnya memang untuk mengetahuinya. Tapi ada 11 kriteria yang harus kita ingat. Itu 11 atau gejala utama yang harus kita ingat dan deteksi potensi lupus," ujarnya.

baca juga

Dikutip dri Alodokter, berikut sebelas kriteria yang menjadi gejala utama dari lupus:

  1. Butterfly rash atau malar rash
  2. Discoid rash, yaitu ruam merah di kulit yang menyisakan bekas jaringan parut
  3. Kulit yang sensitif pada paparan cahaya matahari
  4. Sariawan
  5. Arthritis, yaitu peradangan pada sendi
  6. Gangguan ginjal, yang ditandai dengan munculnya protein pada urine
  7. Gangguan saraf, yang ditandai dengan kejang atau psikosis
  8. Peradangan pada lapisan pembungkus paru-paru (pleuritis) atau lapisan pembungkus jantung (perikarditis)
  9. Gangguan darah, seperti anemia, leukopenia, atau trombositopenia
  10. Gangguan sistem imun, yang ditandai dengan adanya antibodi tertentu, seperti anti-dsDNA
  11. ANA (antinuclear antibody) berada di atas nilai normal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Lupus Sedunia, 50 Persen Pasien Alami Penurunan Akses Pengobatan

Hari Lupus Sedunia, 50 Persen Pasien Alami Penurunan Akses Pengobatan

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 13:16 WIB

Hari Lupus Dunia, Ini Masalah yang Masih Jadi PR di Indonesia

Hari Lupus Dunia, Ini Masalah yang Masih Jadi PR di Indonesia

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 14:05 WIB

Ikatan Dokter Anak Tolak Pembelajaran Tatap Muka

Ikatan Dokter Anak Tolak Pembelajaran Tatap Muka

Lampung | Rabu, 28 April 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×