Ingin Mulai Pola Hidup Sehat, Perhatikan Dulu Hal Ini

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 14 Mei 2021 | 10:00 WIB
Ingin Mulai Pola Hidup Sehat, Perhatikan Dulu Hal Ini
Ilustrasi gaya hidup sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Pola hidup yang tidak sehat tentu akan berpengaruh buruk pada kondisi tubuh. Jantung termasuk organ tubuh yang bisa terbebani jika pola hidup tidak sehat terus dilakukan dalam jangka waktu lama.

Kebanyakan penyakit tidak menular bisa terjadi akibat pola hidup yang salah. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Nana Maya Suryana, SpJP-FIHA., mengatakan bahwa gaya hidup buruk termasuk salah satu faktor utama terjadinya kondisi gagal jantung. 

"Memang keadaan gagal jantung ini penyebabnya tidak satu. Jadi ada berbagai faktor yang saling terkait, akibatnya saling memperburuknya keadaan. Kondisi gagal jantung itu sendiri memang yang paling utama akibat gaya hidup," ucap dokter Nana dalam siaran Radio Kesehatan Kemenkes beberapa hari lalu.

Pasangan muda bergaya hidup sehat dengan buah-buahan. (Shutterstock)
Pasangan muda bergaya hidup sehat dengan buah-buahan. (Shutterstock)

Diakuinya, menjalankan gaya hidup sehat memang tidak semudah mengucapkannya. Akan tetapi, tubuh yang sehat memang membutuhkan pola hidup yang sesuai dengan kebutuhan.

Tak perlu terlalu rumit. Dokter Nana menyarankan agar memulaj pola hidup sehat dengan konsumsi makanan yang bernutrisi seimbang, tetap aktif berolahraga, menghindari rokok, menghindari alkohol, menjaga berat badan, juga tidur yang cukup.

"Hal-hal ini lah yang menjadi dasar. Jadi ini dasarnya dulu apabila hal ini tidak terkontrol akan menyebabkan tekanan darah tinggi, diabetes, hiperkolesterolemia. Dan pasien obesitas itu perlu diingat paling gampang itu dengan menilai lingkar perut ya. Kalau lingkar pinggangnya itu untuk wanita di atas 80 cm dan untuk laki-laki di atas 90 cm," paparnya.

Baik laki-laki juga perempuan yang lingkar perutnya melebihi batas ideal, dr. Nana mengingatkan bahwa kondisi itu akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

"Ada istilahnya sindroma metabolik. Jadi ada lemak perut, terutama lemak viseral, akan mempengaruhi hormon-hormon di dalam tubuh. Inilah yang akan memicu penyakit jantung, diabetes, hipertensi, kolesterol," jelasnya.

Apabila berbagai risiko penyakit tersebut tidak terkontrol dan tidak tertangani dengan baik, lambat laun bisa berakibat menjadi kelainan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan hingga Kebiasaan, Ini 5 Cara Sesuaikan Pola Tidur Setelah Ramadan

Makanan hingga Kebiasaan, Ini 5 Cara Sesuaikan Pola Tidur Setelah Ramadan

Jogja | Rabu, 12 Mei 2021 | 14:00 WIB

3 Cara Memulai Hidup Sehat

3 Cara Memulai Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 08 Mei 2021 | 02:10 WIB

Sssttt, Ternyata Ini Lho Sayur dan Buah-buahan Favorit Raisa

Sssttt, Ternyata Ini Lho Sayur dan Buah-buahan Favorit Raisa

Health | Rabu, 28 April 2021 | 11:04 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB