Beberapa Penyintas Kembangkan Kuku Covid-19, Apa itu?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 16 Mei 2021 | 17:34 WIB
Beberapa Penyintas Kembangkan Kuku Covid-19, Apa itu?
Ilustrasi kuku tidak sehat, kuku, kuku Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ilmuwan di Inggris mendapatkan laporan anekdot tentang kuku Covid-19 atau garis horizontal di kuku para penyintas Covid-19 beberapa bulan setelah terinfeksi virus corona.

Tim Spector, seorang profesor epidemiologi genetik di King's College London, salah satu ahli di balik aplikasi ZOE Covid-19 Symptom Studi, pun pertama kalinya menandai laporan tentang kuku Covid-19 di laman Twitter-nya.

Ia mengatakan laporan tentang kuku Covid-19 semakin banyak. Kuku Covid-19 ini dikenal sebagai kondisi kuku pasien setelah pulih dari infeksi virus corona Covid-19.

Pemulihan virus corona Covid-19 ini telah meninggalkan garis horizontal yang cukup jelas pada kukunya. Kuku Covid-19 ini bisa terjadi tanpa adanya ruam kulit dan biasanya tidak berbahaya.

Tim Spector pun mendapatkan beberapa gambar kuku Covid-19. Ia memberikan laporan tambahan tentang tonjolan kuku pada 4-8 minggu setelah suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Ia memberi tahu pengikutnya di Twitter bahwa tonjolan kuku bisa terjadi setelah infeksi penyakit, trauma atau penyakit lain yang mengganggu sistem kekebalan, seperti virus corona Covid-19. Kondisi ini juga bisa disebut sebagai garis Beau.

Garis Beau adalah garis horizontal yang melintasi kuku dan bisa terjadi ketika pertumbuhan di area bawah kutikula terganggu oleh penyakit parah atau cedera fisik.

Masalah kesehatan lain yang bisa menimbulkan garis Beau ini termasuk diabetes yang tidak terkontrol, penyakit pembuluh darah perifer, demam berdarah, campak, gondok, pneumonia, dan kekurangan seng dalam tubuh.

Sejauh ini dilansir dari Fox News, belum ada pengobatan khusus untuk menangani garis Beau. Kondisi ini biasanya sembuh sendiri jika masalah kesehatan yang mendasar juga hilang atau terkontrol.

baca juga

Tapi, beberapa pakar kesehatan telah mendokumentasikan perubahan kuku terkait infeksi virus corona Covid-19, seperti Asosiasi Medis Kanada yang menerbitkan laporan mengenai kasus ini pada September 2020 lalu.

Dalam laporan tersebut, para peneliti merinci seorang pria usia 45 tahun yang mengalami lekukan horizontal di atas kuku jari tangan dan kakinya. Ia telah didiagnosis terinfeksi virus corona Covid-19 dengan gejala demam dan tak perlu melakukan rawat inap.

Para peneliti menyimpulkan bahwa jarak garis Beau dari lipatan kuku proksimal pada para pasien mencerminkan lamanya mereka terinfeksi virus corona Covid-19. Namun, belum jelas tanda itu berkaitan dengan tingkat keparahan infeksi atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Batuk atau Demam, Ini 2 Gejala Virus Corona Khas pada Anak-Anak

Bukan Batuk atau Demam, Ini 2 Gejala Virus Corona Khas pada Anak-Anak

Health | Jum'at, 14 Mei 2021 | 15:14 WIB

Fauci: Jika Sudah Vaksin Covid-19, Tak Perlu Pakai Masker di Luar Ruangan

Fauci: Jika Sudah Vaksin Covid-19, Tak Perlu Pakai Masker di Luar Ruangan

Health | Jum'at, 14 Mei 2021 | 10:07 WIB

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:21 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×