Perbedaan Antibodi dari Riwayat Infeksi dan Vaksin Covid-19

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 17 Mei 2021 | 10:27 WIB
Perbedaan Antibodi dari Riwayat Infeksi dan Vaksin Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19, antibodi, vaksinasi (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Antibodi untuk melawan virus corona Covid-19 bisa diperoleh dari suntik vaksin atau setelah sembuh dari infeksi penyakit tersebut. Tapi, para penyintas virus corona biasanya disarankan tetap suntik vaksin Covid-19 agar terlindungi maksimal.

Tapi, banyak orang mungkin belum paham tentang antibodi untuk melawan virus corona Covid-19 dan perbedaan antara antibodi melalui infeksi serta antibodi dari vaksin Covid-19.

Antibodi adalah protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk merespons infeksi atau vaksinasi sebelumnya. Antibodi ini bertindak sebagai sel memori dan membantu melawan infeksi saat terkena virus yang sama di masa mendatang.

Jumlah antibodi yang ada di dalam tubuh ini bisa dideteksi dengan bantuan tes darah, yang disebut dengan tes antibodi atau tes serologi. Jadi, antibodi adalah protein pelindung yang diproduksi oleh sistem kekebalan sebagai respons tubuh terhadap keberadaan sel asing.

Setiap kali tubuh terpapar patogen asing yang menyebabkan penyakit, sistem kekebalan akan menghasilkan protein pertahanan untuk melawannya, yang wujudnya cocok dengan organisme tersebut.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Antibodi mengenali penyerang dengan bantuan protein di permukaannya, yang disebut antigen. Antigen ini membunuh patogen asing atau menguncinya pada antigen untuk dinetralkan oleh sel kekebalan lainnya.

Antibodi pertama yang diproduksi oleh sistem internal kita setelah terinfeksi penyakit yang menyebabkan patogen Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG)..

Antibodi ini diproduksi tubuh kita dalam dua kasus, yakni ketika terinfeksi virus dan setelah mendapatkan vaksinasi. Tapi dilansir dari Times of India, antibodi yang diproduksi dalam kedua kasus itu berbeda.

1. Antibodi dari infeksi penyakit

baca juga

Saat Anda terpapar atau terinfeksi virus corona, sistem kekebalan akan mengenali virus dan menbuat antibodi untuk menghancurkannya. Sel B yang ada di tubuh membuat antibodi untuk berbagai bagian virus.

Tetapi, beberapa di antaranya efektif untuk melawan virus dan lainnya tidak. Begitulah cara sistem kekebalan mengenali beberapa antibodi yang membantu melawan infeksi virus di Kemudian hari.

Lamanya antibodi untuk melawan virus ini bertahan belum diketahui. Namun, penelitain pada virus lainnya menunjukkan risiko penurunan fisik parah setelah infeksi virus.

2. Antibodi dari vaksinasi

Vaksinasi salah satu cara membangun kekebalan terhadap virus. Melalui suntik vaksin, sistem kekebalan terkena satu atau lebih protein dari virus. Hal ini memungkinkan sistem kekebalan membuat sel B untuk memproduksi antibodi yang bisa menetralkan virus tersebut.

Suntik vaksin Covid-19 akan membantu pembentukan sel B memori, seperti yang terjadi pada tubuh setelah terinfeksi virus secara alami. Sel-sel memori ini akan melepaskan antibodi untuk melawan virus ketika Anda terinfeksi dan sudah suntik vaksin penuh.

Antibodi dari suntik vaksin ini akan melawan virus sebelum menyebabkan infeksi di dalam tubuh. Jika tubuh sudah terlanjut terpapar banyak virus, Anda mungkin akan mengalami gejala ringan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca 97 Persen Efektif Lawan Varian Virus Corona India

Vaksin AstraZeneca 97 Persen Efektif Lawan Varian Virus Corona India

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 08:43 WIB

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Reaksi Alergi Anafilaksis, Begini Gejalanya!

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Reaksi Alergi Anafilaksis, Begini Gejalanya!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 08:30 WIB

Ahli Peringatkan Vaksin Covid-19 Tak Bisa Beri Perlindungan Instan

Ahli Peringatkan Vaksin Covid-19 Tak Bisa Beri Perlindungan Instan

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×