Pedoman CDC Terkait Izin Lepas Masker Setelah Vaksin Dinilai Membahayakan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 17 Mei 2021 | 11:15 WIB
Pedoman CDC Terkait Izin Lepas Masker Setelah Vaksin Dinilai Membahayakan
Ilustrasi lepas masker saat makan. (Elements Envanto)

Suara.com - Pedoman baru mengenai boleh melepas masker di area publik bagi masyarakat Amerika Serikat yang telah dua kali suntik vaksinasi Covid-19 mendapat kecaman dari serikat perawat di sana. 

Mereka menilai pedoman yang dikeluarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tersebut berisiko sebabkan lonjakan kasus positif Covid-19 dan mengancam nyawa pasien, perawat, juga pekerja medis lainnya.

"Sekarang bukan waktunya untuk melonggarkan langkah-langkah perlindungan, dan kami marah karena CDC telah melakukan hal itu. Sementara kami masih berada di tengah pandemi paling mematikan dalam satu abad," kata Ketua Serikat Perawat AS Bonnie Castillo dikutil dari Fox News.

Serikat perawat juga mempermasalahkan CDC yang mengatakan tidak akan terus melacak orang-orang yang telah divaksinasi penuh dan mungkin tertular Covid-19 lagi, kecuali berakhir di rumah sakit atau kamar mayat. 

"Ini berarti CDC tidak lagi melacak data yang diperlukan untuk memahami apakah vaksin mencegah infeksi asimtomatik atau ringan, berapa lama perlindungan vaksin dapat bertahan, dan untuk memahami bagaimana varian memengaruhi perlindungan vaksin," kata serikat pekerja dalam pernyataannya.

Pernyataan Castillo itu disampaikan hanya beberapa hari setelah CDC mengumumkan bahwa masyarakat yang telah divaksinasi penuh Covid-19 dapat dengan aman berhenti memakai masker dan menjaga jarak secara sosial.

"Siapapun yang telah divaksinasi penuh dapat berpartisipasi dalam kegiatan di dalam dan di luar ruangan tanpa memakai masker atau menjaga jarak secara fisik. Anda tentu bisa memakai masker jika Anda mau. Tapi kami mengatakan dalam pengaturan itu berdasarkan ilmu pengetahuan bahwa itu aman," kata kepala CDC Dr. Rochelle Walensky pada jumpa pers Kamis (13/5/2021).

Penolakan terhadap pedoman itu juga dilakukan oleh Gubernur New York Andrew Cuomo dan Walikota Big Apple Bill de Blasio.

Meski demikian, CDC tetap menegaskan bahwa pedoman yang dikeluarkan berdasarkan pertimbangan ilmu pengetahuan dan dipatikan bahwa vaksin Covid-19 benar-benar aman melawan infeksi virus corona.

"Kami sekarang memiliki sains yang benar-benar baru saja berkembang, bahkan dalam dua minggu terakhir, yang menunjukkan bahwa vaksin ini aman. Mereka efektif, bekerja dalam populasi seperti yang mereka lakukan dalam uji klinis," ucap Walensky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kebijakan Lepas Masker, Ini 5 Perbedaan Amerika Serikat dan Indonesia

Soal Kebijakan Lepas Masker, Ini 5 Perbedaan Amerika Serikat dan Indonesia

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 07:55 WIB

Lepas Masker Asal Sudah Divaksin Belum Bisa Diterapkan Indonesia, Kenapa?

Lepas Masker Asal Sudah Divaksin Belum Bisa Diterapkan Indonesia, Kenapa?

Health | Minggu, 16 Mei 2021 | 14:38 WIB

Hingga Medio Mei, 238.402 Warga Sumsel Divaksinasi COVID 19 Dosis II

Hingga Medio Mei, 238.402 Warga Sumsel Divaksinasi COVID 19 Dosis II

Sumsel | Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB