Studi: Tekanan Darah Terkait Demensia pada Perempuan dan Pria Berbeda

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 19 Mei 2021 | 15:00 WIB
Studi: Tekanan Darah Terkait Demensia pada Perempuan dan Pria Berbeda
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Dalam sebuah penelitian pada lebih dari 500 ribu peserta menunjukkan bahwa kaitan tekanan darah dengan demensia bisa berbeda antara perempuan dan laki-laki. Hal ini dinyatakan oleh para peneliti dari George Institute yang menemukan bahwa hubungan tekanan darah dengan demensia pada pria dan wanita sebenarnya tidak sama.

Melansir dari Medical Xpress, studi tersebut menunjukkan bahwa tekanan darah rendah dan tinggi dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih besar pada pria. Tetapi bagi perempuan, risiko demensia meningkat seiring dengan peningkatan tekanan darah.

"Hasil kami menunjukkan pendekatan yang lebih disesuaikan untuk mengobati tekanan darah tinggi agar bisa lebih efektif dalam mencegah kasus demensia di masa depan," kata Penulis utama Jessica Gong.

Demensia dengan cepat menjadi epidemi global. Penyakit tersebut saat ini memengaruhi sekitar 50 juta orang di seluruh dunia. Kondisi ini diprediksi menjadi tiga kali lipat pada tahun 2050. 

Dengan tidak adanya terobosan pengobatan yang signifikan, maka untuk penyakit demensia para ilmuan lebih terfokus pada pengurangan risiko pengembangan penyakit. Dalam hal ini, faktor risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi diakui sebagai kontributor berbagai jenis demensia.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Pada studi ini, para peneliti menemukan bahwa status merokok saat ini, diabetes, tingkat lemak tubuh yang tinggi, pernah mengalami stroke sebelumnya, dan status sosial ekonomi yang rendah terkait dengan risiko demensia yang lebih besar pada tingkat yang sama pada perempuan maupun laki-laki. 

Tetapi ketika berbicara tentang tekanan darah, hubungan dengan risiko demensia di antara kedua jenis kelamin berbeda. 

"Perbedaan biologis antara perempuan dan pria mungkin menjelaskan perbedaan jenis kelamin yang kami lihat dalam hubungan antara tekanan darah dan risiko demensia," kata Gong.

"Tapi mungkin juga ada perbedaan dalam perawatan medis untuk hipertensi. Misalnya, perempuan  cenderung tidak menggunakan obat seperti yang diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan mereka daripada pria," imbuhnya.

baca juga

Meskipun tidak ada pengobatan yang efektif untuk demensia, mencoba mengurangi beban penyakit dengan mendorong gaya hidup yang lebih sehat adalah prioritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Bisa Picu Darah Tinggi, Yuk Jaga Pola Hidup Sehat

Obesitas Bisa Picu Darah Tinggi, Yuk Jaga Pola Hidup Sehat

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:30 WIB

Diagnosis Hipertensi Tak Bisa Hanya dengan Sekali Pengukuran Tekanan Darah

Diagnosis Hipertensi Tak Bisa Hanya dengan Sekali Pengukuran Tekanan Darah

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 14:16 WIB

Waspada, Tidur Mendengkur Jadi Tanda Masalah Hipertensi!

Waspada, Tidur Mendengkur Jadi Tanda Masalah Hipertensi!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×