Perempuan yang Berat Badannya Naik Turun Berisiko Alami Gangguan Tidur

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 22 Mei 2021 | 15:05 WIB
Perempuan yang Berat Badannya Naik Turun Berisiko Alami Gangguan Tidur
Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)

Suara.com - Sebuah penelitian dari Columbia University, menunjukkan perempuan yang menambah berat badan dan kemudian menurunkannya berulang kali lebih mungkin alami insomnia. Ketika siklus penurunan dan kenaikan berat badan ini melewati ambang 10 pound atau 4,5 kilogram, maka siklus ini cenderung menempatkan wanita pada risiko gangguan tidur.

Melansir dari Healthshots,  penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Cardiovascular Nursing.

"Riwayat siklus berat secara prospektif dikaitkan dengan beberapa ukuran tidur yang buruk, termasuk durasi tidur yang singkat, kualitas tidur yang lebih buruk, insomnia yang lebih besar, gangguan tidur yang lebih besar, dan disfungsi siang hari yang lebih besar," ujar Dr Brooke Aggarwal, EdD, MS, FAHA, dari Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, New York.

Para peneliti menganalisis data pada 506 perempuan dengan usia rata-rata 37 tahun di mana terdaftar dalam proyek penelitian "Go Red for Women".

Perempuan-perempuan tersbeut mewakili setiap tahap kehidupan dewasa, termasuk melahirkan anak, pramenopause, menopause, dan pascamenopause.

Kurang Tidur, gangguan tidur, imsonia. (Shutterstock)
Kurang Tidur, gangguan tidur, imsonia. (Shutterstock)

Setidaknya 72 persen perempuan melaporkan satu atau lebih episode siklus berat badan. Riwayat berat yang naik kemudian turun dievaluasi untuk kaitannya dengan berbagai masalah tidur, baik pada saat masuk penelitian dan pada kunjungan tindak lanjut satu tahun.

Analisis ini disesuaikan dengan faktor lain yang diketahui mempengaruhi riwayat berat badan perempuan termasuk riwayat kehamilan dan status menopause.

Setiap episode tambahan dari siklus berat dikaitkan dengan waktu tidur yang lebih pendek, kualitas tidur yang lebih buruk, waktu tidur yang lama, insomnia yang lebih parah, lebih banyak gangguan tidur, tidur yang kurang efisien, dan penggunaan obat tidur yang lebih sering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rajin Minum Air Putih Efektif Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya

Rajin Minum Air Putih Efektif Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya

Banten | Sabtu, 22 Mei 2021 | 14:25 WIB

Minum Air Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya!

Minum Air Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya!

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 06:50 WIB

Sehat dan Tetap Enak, Rekomendasi 5 Camilan Rendah Kalori

Sehat dan Tetap Enak, Rekomendasi 5 Camilan Rendah Kalori

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:21 WIB

Terkini

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB