Ilmuwan Sebut Vaksin Moderna Ampuh Lawan Varian Baru Virus Corona India

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 24 Mei 2021 | 14:19 WIB
Ilmuwan Sebut Vaksin Moderna Ampuh Lawan Varian Baru Virus Corona India
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Varian baru virus corona India yang menimbulkan kekhawatiran membuat banyak orang mempertanyakan tentang efektivitas vaksin Covid-19. Karena, varian virus corona ini memiliki mutasi ganda yang diduga membuatnya kebal dari vaksin Covid-19.

Vaksin Moderna, salah satu vaksin Covid-19 yang paling efektif di pasangan dan tingkat efektivitas sekitar 94,1 persen melawan infeksi. Salah satu hal yang membuat vaksin Moderna ini memiliki tingkat kemanjuran tinggi adalah metode yang digunakannya messenger RNA (mRNA).

Vaksin Moderna ini bekerja dengan memberikan instruksi mRNA untuk memerangi virus corona Covid-19. Bukti awal menunjukkan metode ini juga bisa melawan varian virus corona India, yang dikenal sebagai B.1.617.

Awal bulan Mei 2021 ini, regulator Eropa telah mengumumkan bahwa mereka cukup yakin kalau vaksin Covid-19 yang menggunakan metode ini bisa mencegah serangan B.1.617.

Dalam konferensi pers 12 Mei 2021, Marco Cavaleri, manajer strategi vaksin EMA mengatakan vaksin Covid-19 dengan metode mRNA dan adenovirus bisa mencegah infeksi virus.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

"Sejauh ini, kami cukup yakin bahwa vaksin Covid-19 akan efektif melawan varian virus corona Covid-19 ini secara keseluruhan," kata Marco Cavaleri dikutip dari Express.

Mereka juga mengatakan bahwa EMA telah memantau varian virus corona India dengan cepat. Mereka melihat bukti yang menjanjikan bahwa vaksin mRNA akan mampu menetralkan varian virus corona ini.

Kemudian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi studi pendahuluan yang belum mencapai tinjauan sejawat menemukan hasil serupa. Mereka menemukan vaksin Moderna mampu menekan kasus varian baru virus corona India.

Sebelumnya, mutasi ganda dalam varian virus corona India ini memicu kekhawatiran karena lebih mudah menyebar dan lolos dari kekebalan yang terbentuk olah vaksin Covid-19.

baca juga

Tapi, sekarang ini para ilmuwan menyimpulkan bahwa varian virus corona itu tidak cukup mengancam. Profesor Neil Ferguson juga memprediksi bahwa kasus infeksi telah menurun, sehingga berpotensi lebih mudah dikendalikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penjualan Ilegal, Kemenkes dan Satgas Diminta Awasi Distribusi Vaksin

Cegah Penjualan Ilegal, Kemenkes dan Satgas Diminta Awasi Distribusi Vaksin

News | Senin, 24 Mei 2021 | 11:32 WIB

Studi Ungkap Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Covid Varian India

Studi Ungkap Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Covid Varian India

News | Senin, 24 Mei 2021 | 09:23 WIB

Colokan Listrik Dipakai untuk Charge Ponsel, 1000 Vaksin Terbuang Percuma

Colokan Listrik Dipakai untuk Charge Ponsel, 1000 Vaksin Terbuang Percuma

News | Senin, 24 Mei 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×