Awas, Efek Jangka Panjang Covid-19 Pada Anak Lebih Berbahaya dari Virusnya

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 29 Mei 2021 | 07:30 WIB
Awas, Efek Jangka Panjang Covid-19 Pada Anak Lebih Berbahaya dari Virusnya
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Ketakutan atas kemungkinan gelombang ketiga virus corona meningkat. Dikatakan bahwa gelombang ketiga mungkin menyerang anak-anak lebih keras daripada orang dewasa.

Pemerintah sudah mulai merencanakan bagaimana menangani krisis dan membuat pengaturan yang diperlukan. Akademi Pediatri India telah memberikan perincian kepada pemerintah pusat tentang seberapa efektif anak-anak dapat diselamatkan dari virus jika gelombang ketiga menyerang.

Para dokter telah memperingatkan bahwa lebih dari infeksi Covid-19 itu sendiri, efek sampingnya dapat menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan.

Ini dapat dibandingkan dengan mukormikosis, infeksi jamur hitam yang mengancam jiwa di antara pasien Covid-19 dan mereka yang sembuh darinya.

Sebuah survei serum sedang dilakukan di Karnataka oleh beberapa dokter di mana anak-anak yang mengunjungi rumah sakit untuk penyakit sedang diuji antibodi Covid-19. Hasilnya, 30 persen anak-anak telah terinfeksi dan sembuh.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Karena sebagian besar orang dewasa yang terinfeksi tinggal di rumah, anak-anak mudah terpajan virus. Kabar baiknya adalah sebagian besar anak-anak telah mengatasi infeksi tanpa disadari.

Menurut para ahli, Covid-19 sendiri mungkin tidak berdampak serius pada anak-anak di gelombang ketiga, tetapi komplikasi parah lainnya seperti Multisystem Inflammatory Syndrome (MSIC) akibat COVID dapat berubah menjadi masalah yang lebih besar. MSIC adalah komplikasi baru, yang sekarang terjadi sebagai produk sampingan dari Covid-19. Biasanya, anak-anak menderita ini setelah lima-enam minggu pemulihan.

Tingkat kekebalan tidak berkembang pada anak-anak secepat pada orang dewasa. Kondisi ini dapat memengaruhi jantung pada 90 persen kasus, yang dapat menimbulkan ancaman pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

Anak-anak yang lebih kecil tidak memiliki cukup reseptor di paru-paru, sehingga kerusakan parah akibat Covid-19 diperkirakan akan jauh lebih sedikit.

baca juga

Masalah terbesar dengan MISC adalah kecepatan di mana kondisi memburuk. Beberapa gejala awal berupa demam dan ruam di sekujur tubuh. Ruam ini tidak gatal dan merupakan indikasi bahwa itu bukan karena alergi.

Dalam beberapa kasus, demam dan ruam disertai dengan penurunan denyut nadi dan tekanan darah. Dalam kasus seperti itu, anak harus segera dilarikan ke rumah sakit. Anak harus diawasi dengan ketat dan mungkin juga membutuhkan perawatan ICU dalam kasus seperti itu. Semuanya terjadi begitu cepat sehingga kondisinya bisa kritis dalam 24-48 jam.

Diagnosis dini adalah kuncinya dan orang harus diberi tahu tentang gejalanya sehingga rawat inap dapat dihindari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dapat E, Anies Minta Kemenkes Kaji Ulang Indikator Penilaian Penanganan Covid-19

Sempat Dapat E, Anies Minta Kemenkes Kaji Ulang Indikator Penilaian Penanganan Covid-19

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 20:29 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Wonogiri Sayangkan Soloraya Tak Kompak Tutup Pariwisata

Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Wonogiri Sayangkan Soloraya Tak Kompak Tutup Pariwisata

Surakarta | Jum'at, 28 Mei 2021 | 20:45 WIB

Siaga Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Pemprov Jateng Siapkan Obat-Obatan

Siaga Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Pemprov Jateng Siapkan Obat-Obatan

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Mei 2021 | 21:20 WIB

Terkini

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:17 WIB

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

×