Waspada Diabetes, Ini 4 Alarm Tubuh Kelebihan Asupan Gula

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 30 Mei 2021 | 03:10 WIB
Waspada Diabetes, Ini 4  Alarm Tubuh Kelebihan Asupan Gula
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Suara.com - Mengonsumsi makanan tinggi gula bisa meningkatkan risiko berat badan berlebih dan obesitas, yang bisa memicu berbagai penyakit seperti diabetes atau kondisi tingginya kadar gula dalam darah.

Sayangnya, jika tidak melakukan pemeriksaan kesehatan, sangat sedikit orang yang sadar jika tubuhnya sudah kelebihan gula hingga akhirnya diabetes bisa benar-benar menyerang.

Padahal tubuh sudah beri beberapa tanda yang bisa jadi 'alarm' agar lebih waspasa, jika asupan gula sudah berlebih, sebagaimana diwartakan Insider, Sabtu (29/5/2021).

1. Berat badan bertambah tapi terus lapar

Berat badan naik (Envato)
Berat badan naik (Envato)

Makanan mengandung gula olahan memang bisa menggugah selera, tapi ini bukan sumber nutrisi yang baik untuk tubuh, karena bisa meningkatkan berat badan pada orang dewasa maupun anak-anak.

Nah, mirisnya jika sudah kelebihan gula dan berat badan bertambah tapi rasa lapar tidak kunjung hilang, bahkan rasa lapar semakin menjadi.

Ini karena gula membanjiri otak dengan dopamin atau hormon kebahagiaan, yang akhirnya membuat tubuh tidak bisa memberikan sinyal ke otak, jika Anda sudah merasa kenyang.

2. Selalu murung dan mudah tersinggung 

Makanan ringan tinggi gula seperti biskuit, permen, dan aneka camilam manis bisa membuat penikmatnya kerap lesu dan murung.

baca juga

Ini karena makanan tinggi gula tanpa protein dan lemak akan menyebabkan gula darah naik drastis, yang akhirnya menurunkan energi sehingga mudah lelah dan lebih cepat tersinggung. 

3. Timbul jerawat di sekitar mulut dan dagu 

Berdasarkan penelitian yang di publikasi di JAMA Dermatology menemukan jika mengonsumsi makanan manis dikaitkan dengan jerawat pada orang dewasa.

Ini karena makanan tinggi gula bisa menyebabkan resistensi insulin, atau tubuh tidak bisa mengolah gula dalam darah menjadi energi. 

Hasilnya hormon androgen meningkat, yang memicu peradangan hormonal seperti timbulnya jerawat di sekitar mulut dan garis rahang pada wajah.

4. Sistem pencernaan bermasalah 

Meski bisa disebabkan hal lain, tapi makanan tinggi gula bisa menurunkan keragaman mikrobiota usus selama seminggu, sebagaimana penelitian yang dilakukan pada tikus.

Saat tikus diberikan banyak larutan manis, ini tidak hanya mengurangi jumlah bakteri baik di usus, tapi juga menambah jumlah bakteri jahat.

Gimana, sudah merasakan salah satu tanda?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, Perhatikan 4 Tanda Tubuh Kebanyakan Asupan Gula

Jangan Diabaikan, Perhatikan 4 Tanda Tubuh Kebanyakan Asupan Gula

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:00 WIB

Kabar Baik, Percobaan Awal Vaksin Diabetes Menjanjikan Keberhasilan

Kabar Baik, Percobaan Awal Vaksin Diabetes Menjanjikan Keberhasilan

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:40 WIB

Sering Tidak Disadari, Ini Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Dialami Anak

Sering Tidak Disadari, Ini Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Dialami Anak

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×