Mau Turunkan Berat Badan, Hindari Satu Minuman Berikut

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 01 Juni 2021 | 11:03 WIB
Mau Turunkan Berat Badan, Hindari Satu Minuman Berikut
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Berolahraga dan makan seimbang memang menjadi salah satu kunci populer dalam menurunkan berat badan. Namun sebuah studi menekankan bahwa ada satu minuman yang perlu Anda hindari selama menjalani diet

Melansir dari Eat This, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health menyatakan bahwa total kalori yang biasanya dikonsumsi seseorang kebanyakan berasal dari minuman, yakni hampir 2 persen. Untuk rata-rata orang yang mengonsumsi 2.000 kalori per hari, itu berarti sekitar 400 kalori yang ditambahkan ke diet Anda hanya dari minuman saja. 

Studi BMC menemukan bahwa itu adalah kombinasi kopi dan teh (dengan tambahan), minuman energi, jus buah dan minuman, susu, dan alkohol. Tapi minuman padat energi ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan minuman yang menyumbang kalori paling banyak yakni soda.

Studi tersebut menemukan bahwa soda menyumbang antara 35 hingga 141 kalori untuk diet Anda per hari, tergantung pada usia Anda.

Tidak mengherankan bahwa soda dikaitkan dengan penambahan berat badan karena mengandung sekitar 150 kalori per kaleng. Terlebih lagi kalori dalam minuman bersoda itu benar-benar kosong, seluruhnya berasal dari gula. Faktanya, sekaleng soda mengandung antara 35 hingga 61 gram gula per kaleng.

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Sebuah studi dari International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity menemukan bahwa meskipun peserta berolahraga namun jika mereka mengonsumsi soda berat badan mereka tetap bertambah. Dengan kata lain, berolahraga tidak akan membantu Anda menangkis kenaikan berat badan yang terkait dengan minum soda.

Soda tidak hanya dikaitkan dengan penambahan berat badan, tetapi juga memiliki efek buruk pada kesehatan Anda secara keseluruhan. Minuman tersebut telah dikaitkan dengan diabetes tipe 2, komplikasi jantung, depresi, penyakit hati, dan risiko kematian dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Langsing usai Melahirkan, Begini Resep Zaskia Gotik

Kembali Langsing usai Melahirkan, Begini Resep Zaskia Gotik

Kalbar | Selasa, 01 Juni 2021 | 08:00 WIB

Jarang Disadari, 4 Bahan Salad Buah Ini Mengandung Kalori Tinggi

Jarang Disadari, 4 Bahan Salad Buah Ini Mengandung Kalori Tinggi

Your Say | Senin, 31 Mei 2021 | 15:26 WIB

Dulu Tampil Berotot, Pria Ini Ungkap Alasan Mulia Ingin Punya Tubuh Obesitas

Dulu Tampil Berotot, Pria Ini Ungkap Alasan Mulia Ingin Punya Tubuh Obesitas

Lifestyle | Minggu, 30 Mei 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB