Ini 5 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh Saat Seseorang Mengisap Ganja

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 09 Juni 2021 | 16:01 WIB
Ini 5 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh Saat Seseorang Mengisap Ganja
Ilustrasi ganja. (Pixabay)

Suara.com - Di beberapa negara, penggunaan ganja telah dilegalkan, meski sebagian besar bertujuan untuk pengobatan. Memang, telah lama diketahui bahwa ganja memiliki sifat antinyeri. Penggunaan ganja juga dapat membantu mengurangi kecemasan. Meski begitu, ada alasan mengapa tak semua negara di dunia melegalkan penggunaannya. Hal ini karena ganja juga memberi efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Dilansir dari Healthshots, inilah 5 efek samping yang akan terjadi pada tubuh saat seseorang mengonsumsi ganja.

1. Merusak fungsi visual
Mengisap ganja secara signifikan mengubah fungsi visual Anda, seperti ketajaman visual, sensitivitas kontras, dan penglihatan tiga dimensi. Faktanya, kemampuan Anda untuk fokus dipengaruhi oleh penggunaan ganja dan dapat menyebabkan masalah dalam berkonsentrasi pada tugas yang ada.

2. Peningkatan risiko melukai diri sendiri
Remaja dan dewasa muda dengan kondisi seperti depresi dan gangguan bipolar berada pada peningkatan risiko melukai diri sendiri dan upaya bunuh diri karena sifat ganja yang mengubah pikiran.

3. Ketergantungan yang berat sehingga sulit untuk melakukan aktivitas dasar sehari-hari
Orang sering menjadi tergantung pada ganja ketika mereka merasa gelisah, mudah tersinggung, dan mengalami kehilangan nafsu makan atau tidur. Dan ketika telah mencapai tahap ini, satu-satunya hal yang dapat membantu adalah penggunaan ganja. Hal ini membuat penggunanya bergantung pada ganja karena seiring waktu mereka kehilangan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bantuan ganja.

4. Membahayakan jantung
Ganja berpotensi membahayakan jantung, paru-paru dan pembuluh darah serta memicu kondisi atau kejadian kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Kelainan seperti takikardia dan fibrilasi atrium dapat terjadi dalam beberapa kasus setelah penggunaan ganja karena zat kimia di dalamnya meningkatkan denyut jantung, sehingga meningkatkan kebutuhan jantung akan oksigen, mengganggu dinding arteri, dan berkontribusi terhadap tekanan darah yang lebih tinggi.

5. Dapat merusak fungsi otak
Ganja bisa mempersulit Anda untuk fokus dan mengingat peristiwa atau sesuatu. Ini tampaknya merupakan efek jangka pendek yang berlangsung selama 24 jam atau lebih setelah Anda berhenti merokok. Ganja diketahui mengganggu kewaspadaan, pembelajaran, dan memori karena berkontribusi pada degenerasi sel-sel otak jika terus digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tersangka Budidaya Ganja, Warga Brebes Ini Ngaku Dapat Rp 100 Ribu Per Pot

Jadi Tersangka Budidaya Ganja, Warga Brebes Ini Ngaku Dapat Rp 100 Ribu Per Pot

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:23 WIB

Dikonsumsi Sendiri, UH Orang Kaya di Brebes Bayar Pegawai Buat Rawat Pohon Ganja di Rumah

Dikonsumsi Sendiri, UH Orang Kaya di Brebes Bayar Pegawai Buat Rawat Pohon Ganja di Rumah

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 13:37 WIB

Budidayakan Tanaman Ganja dengan Cara Hidroponik, Rumah di Brebes Digerebek Polisi

Budidayakan Tanaman Ganja dengan Cara Hidroponik, Rumah di Brebes Digerebek Polisi

News | Senin, 07 Juni 2021 | 13:16 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB