Jaga Kesehatan Usus, Ahli Gizi Sarankan Konsumsi 5 Makanan Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 13 Juni 2021 | 19:55 WIB
Jaga Kesehatan Usus, Ahli Gizi Sarankan Konsumsi 5 Makanan Ini
Ilustrasi nanas. (Pexels.com/Carlo Martin Alcordo)

Suara.com - Usus yang sehat adalah kunci untuk tubuh yang sehat dan berfungsi secara optimal. Karena itu, semua orang perlu mengetahui cara menjaga mikrobioma usus sehingga bakteri jahat tidak bisa berkembang.

Rob Thorp, seorang ahli gizi telah merekomendasikan makanan yang bisa ditambahkan ke dalam menu harian Anda. Beberapa makanan rekomendasinya ini sangat baik untuk mikrobioma usus sehingga Anda akan terhindar dari serangan penyakit.

Berikut ini dilansir dari Express.com, beberapa makanan yang baik untuk mikrobioma usus.

Ilustrasi bawang putih. (Pexels.com/Cats Coming)
Ilustrasi bawang putih. (Pexels.com/Cats Coming)

1. Bawang putih

Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antijamur karena mengandung inulin yang tinggi, sejenis karbohidrat yang tidak bisa dicerna sekaligus bertindak sebagai makanan untuk bakteri baik dalam sistem pencernaan dan mengendalikan bakteri jahat.

2. Cokelat hitam

Cokelat hitam kaya akan polifenol, senyawa yang ditemukan dalam makanan nabati dan memiliki sifat antioksidan. Makanan dengan sifat antioksidan ini bisa membantu melawan efek negatif dari radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel yang berhubungan dengan stres pada tubuh.

Polifenol juga dianggap sebagai probiotik karena memberi makan bakteri baik di usus, sehingga akan membantu mikrobioma mengkalibrasi keseimbangan sambil menjaga bagian yang kurang berfungsi baik.

3. Raspberry

Kebanyakan buah-buahan merupakan sumber serat makanan yang baik, tapi raspberry termasu buah yang baik untuk mikrobioma usus. Bahkan, 8 gram raspberry pun sudah cukup untuk memberikan manfaat tersebut.

"Bakteri dalam usus kita memakan serat yang berasal dari makanan sehingga bisa membantu pencernaan dan penyerapan nutrisi. Serat lebih mendukung yang baik dengan membantu mengatur pergerakan usus," kata Rob.

4. Jinten

Biji jinten merupakan rempah yang sudah lama dimanfaatkan sebagai pengobatan alami untuk pencernaan. Jinten mirip dengan adas dan ketumbar yang biasanya digunakan dalam roti, kue kering, kari dan lainnya.

Meskipun kegunaannya untuk mengurangi gangguan pencernaan belum diketahui jelas, biji jinten dianggap memiliki sifat antimikroba yang bisa mengurangi gejala tak nyaman pada saluran pencernaan, membantu mengendurkan otot yang kram dan mencegah fermentasi di perut.

5. Nanas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Perubahan Frekuensi Buang Air Besar, Bisa Jadi Tanda Kanker Usus

Waspadai Perubahan Frekuensi Buang Air Besar, Bisa Jadi Tanda Kanker Usus

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 17:31 WIB

Seberapa Sering Buang Air Besar Dalam Sehari? Waspadai Gejala Kanker Usus

Seberapa Sering Buang Air Besar Dalam Sehari? Waspadai Gejala Kanker Usus

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 18:45 WIB

Eksperimen Tak Biasa, Peneliti Ini Cari Tahu Berapa Lama Perut Mencerna Makanan

Eksperimen Tak Biasa, Peneliti Ini Cari Tahu Berapa Lama Perut Mencerna Makanan

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB